Repelita Jakarta - Desakan agar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya segera memberikan jawaban atas tudingan miring yang dilontarkan oleh mantan Ketua MPR Amien Rais kini disuarakan oleh praktisi hukum Muara Karta.
Pakar hukum tersebut menilai bahwa diamnya sang Seskab justru dapat memperkeruh suasana serta membiarkan spekulasi negatif berkembang liar di tengah masyarakat luas.
ADVERTISEMENT
Melalui sebuah rekaman video yang dirilis oleh kanal YouTube Media-DPR Biro Jkt pada Minggu 10 Mei 2026, Karta memberikan teguran agar pejabat istana tersebut tidak mengabaikan isu yang menyerang kehormatan personalnya.
Ia menekankan pentingnya respons pribadi dengan menyatakan, "Seskab Teddy seharusnya risih dengan pernyataan Pak Amien Rais yang menyerang ranah pribadi,"
Langkah klarifikasi dianggap sebagai solusi paling tepat untuk menghentikan polemik agar tidak semakin meluas ke berbagai arah yang tidak diinginkan oleh pihak istana.
Karta memberikan saran agar Teddy segera bertindak tegas memberikan penjelasan apabila tuduhan tersebut tidak berdasar dengan berkata, "Bukan malah dibiarkan menjadi bola liar dari satu mulut ke mulut orang lain,"
Di sisi lain, Muara Karta turut melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang memilih jalan pintas melalui penghapusan konten video pernyataan Amien Rais.
Menurut pandangannya, tindakan sensor melalui penghapusan video tersebut tidak tepat dilakukan dan seharusnya dihadapi dengan argumen tandingan secara terbuka oleh pihak yang bersangkutan.
Penolakan atas intervensi kementerian tersebut disampaikan Karta dengan menegaskan, "Komdigi nggak boleh melakukan take down. Seharusnya Teddy sendiri yang meng-counter tuduhan Amien Rais,"
Persoalan ini bermula dari tayangan di kanal YouTube Amien Rais Official pada 30 April 2026 yang mengangkat tema mengenai integritas moral di lingkungan pusat kekuasaan.
Dalam video berdurasi delapan menit tersebut, Amien Rais menuduh Teddy Indra Wijaya sering melampaui batas kewenangannya serta melancarkan serangan terhadap ranah pribadi mantan ajudan presiden tersebut.
Hingga saat ini, Sekretaris Kabinet tersebut terpantau masih memilih bungkam meskipun video tuduhan tersebut telah beredar luas selama hampir dua pekan lamanya.
Upaya pembelaan justru datang dari jajaran menteri dan kepala lembaga pemerintah lainnya, bukannya langsung dari sosok yang menjadi sasaran utama tudingan tersebut.
Sejumlah pejabat tinggi seperti Kepala Bakom Muhammad Qodari hingga Kepala KSP Dudung Abdurachman tercatat telah memberikan bantahan resmi atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Amien Rais tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok