Repelita Jakarta - Potongan video pernyataan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai etika seorang pemimpin dalam memahami kehendak masyarakat kembali menyedot perhatian luas warganet pada Sabtu, 7 November 2026.
Rekaman pidato yang diunggah melalui tayangan video singkat pada kanal YouTube tersebut memperlihatkan suasana ruangan yang riuh dan dipenuhi gelak tawa ribuan peserta saat Prabowo Subianto menyampaikan pesan moral dari atas panggung.
ADVERTISEMENT
Dalam cuplikan pidatonya, Prabowo Subianto menekankan bahwa setiap pemangku amanah publik wajib memiliki kepekaan batin untuk menangkap aspirasi serta suasana kebatinan rakyat yang dipimpinnya.
"Seorang pemimpin harus bisa merasakan getaran hati rakyat, betul? Betul? Saya merasakan getaran hati kalian ini," ujar Presiden Prabowo Subianto di hadapan para peserta yang hadir.
Ia menambahkan bahwa kepekaan membaca situasi sangat diperlukan agar seorang pemimpin tahu kapan saat yang tepat untuk mundur secara terhormat sebelum mendapat penolakan keras dari masyarakat.
"Ah jujur udahlah gua udah tahu tuh, pemimpin harus ngerti sebelum diusir dia harus turun," tegas Prabowo Subianto menutup pernyataannya.
Pernyataan yang disampaikan dengan balutan senyum tipis dan gaya bicara santai tersebut dinilai oleh narator video sebagai sentilan keras sekaligus pesan filosofis mengenai pentingnya empati dalam kepemimpinan nasional.
Unggahan video singkat itu pun memicu beragam spekulasi dan diskusi di kalangan publik yang mengaitkan pesan tersebut dengan dinamika politik serta tuntutan mundur terhadap sejumlah pejabat di Tanah Air saat ini.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok