Repelita [Batam] - Aksi demonstrasi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam, Kepulauan Riau, menuai kecaman publik setelah muncul dugaan mobilisasi siswa sekolah dasar.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (21/6/2026) tersebut melibatkan sejumlah siswa, tenaga pendidik, hingga kader partai politik dengan nama Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis.
ADVERTISEMENT
Massa sempat melakukan konvoi dengan atribut spanduk dan kendaraan hias dari kantor DPRD Batam menuju beberapa titik strategis sebelum kembali ke lokasi awal.
Namun, viralnya dokumentasi aksi di media sosial memicu reaksi keras dari keluarga siswa yang merasa keberatan dengan pelibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut.
Salah satu kerabat siswa mengungkapkan rasa kecewa melalui akun Threads @jeka_basudhewa pada Selasa (23/6/2026).
Marah dan sedih campur jadi satu. Gimana bisa anak-anak SD yang bahkan belum punya hak suara diarahkan untuk ikut demo?, tulis akun tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihak keluarga mendapatkan informasi awal bahwa kegiatan yang diikuti oleh adiknya hanyalah sebuah acara pawai, bukan aksi demonstrasi politik.
Katanya mau pawai. Tapi ternyata sampai lapangan bukan pawai, melainkan demo, jelasnya dalam unggahan tersebut.
Mengetahui kondisi di lapangan tidak sesuai dengan rencana awal, siswa tersebut memilih untuk segera meninggalkan lokasi kegiatan karena merasa terkejut.
Shock dan langsung putar arah pulang, pungkasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok