Berita, Nasional

Harta Karun Rp2,5 Triliun di Kaltim: 1 Juta Barel Minyak Terdeteksi di Lahan Transmigran

Repelita.net

25 June 2026 00:51 WIB • 655 view

Harta Karun Rp2,5 Triliun di Kaltim: 1 Juta Barel Minyak Terdeteksi di Lahan Transmigran
Foto: Istimewa

Repelita [Kutai Kartanegara] - Temuan cadangan energi baru di Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur, diprediksi memiliki nilai ekonomi fantastis mencapai Rp 2,5 triliun.

Kawasan yang tidak jauh dari Ibu Kota Nusantara ini menyimpan potensi cadangan mencapai satu juta barel minyak mentah dari 13 sumur yang berhasil diidentifikasi.

ADVERTISEMENT

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa pengeboran tidak akan mengabaikan hak warga yang tinggal di lahan milik kementerian tersebut.

Kalau lahan itu ada yang milik masyarakat, tentu masyarakat tidak akan dirugikan, ujar Iftitah saat berada di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari.

Pihak otoritas migas akan menerapkan metode pengeboran miring atau directional drilling guna meminimalisir dampak negatif terhadap permukiman serta lahan produktif milik warga.

Teknologi ini dipastikan mampu menyedot cadangan dari titik yang berbeda sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan.

Dengan temuan terbaru ini, total sumur yang berada dalam pengawasan di wilayah tersebut kini menyentuh angka 92 titik.

Kendati jadwal pengerjaan proyek harus bergeser dari rencana awal di Juni 2026, pemerintah memastikan seluruh kajian teknis terus dimatangkan.

Jadi kami ingin satu kepastian dulu, apa yang bisa dikerjasamakan dengan masyarakat lokal. Kami tidak ingin hanya sekadar investasi atau eksplorasi, ungkap Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Pemerintah berjanji pengelolaan kekayaan bumi tersebut akan tetap berpegang teguh pada amanat konstitusi demi kesejahteraan rakyat banyak.

Jadi meskipun kami mengundang investor, tapi kami sekarang ini betul-betul menjalankan Pasal 33. Bagaimana investor dapat keuntungan, tapi masyarakat dan rakyat kita juga mendapatkan keuntungan, tandas Iftitah. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung