Berita, Nasional

Dengar curhat buruh terancam PHK massal, Dasco langsung telepon dirut Pertamina

Repelita.net

24 June 2026 17:03 WIB • 882 view

Dengar curhat buruh terancam PHK massal, Dasco langsung telepon dirut Pertamina
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang membayangi sekitar 55 ribu pekerja mencuat dalam agenda Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Selasa (23/6).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang hadir di lokasi langsung mengambil langkah taktis saat mendengar keluhan tersebut.

ADVERTISEMENT

Semula Dasco telah mempersiapkan naskah pidato untuk membuka acara, namun rencana itu ia kesampingkan demi merespons isu krusial terkait kenaikan harga gas industri.

Dia sempat melontarkan pertanyaan kepada audiens mengenai kondisi tersebut sebelum akhirnya memutuskan menghubungi Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

Saya tadi udah rancang pidato cuman buyar semua gara-gara gas.

Jadi, pertama-tama saya sebelum pidato saya mau tanya dulu bagaimana nih soal gas industri apakah ada jalan keluar, ucap Dasco di depan peserta rapat.

Melalui sambungan telepon yang diperdengarkan kepada peserta, Simon menyatakan komitmennya untuk segera menangani persoalan tersebut.

Kami tentunya lakukan yang terbaik Pak Dasco agar supaya segera ada perbaikan dan tentunya untuk mendukung juga teman-teman di industri dengan harga yang sesuai, ujar Simon.

Dasco kemudian mendesak agar segera ada diskusi antara pihak Pertamina dengan perwakilan buruh untuk mencari titik terang bagi 55 ribu karyawan yang terancam kehilangan pekerjaan.

Mungkin kita bisa duduk sehari, dua hari ini juga, dengan perwakilan dari teman-teman buruh satu-dua nanti mewakili supaya kita bisa cari jalan keluar, tegasnya.

Ditemui seusai acara, Dasco memastikan rencana pertemuan tersebut bakal direalisasikan dalam waktu dekat agar nasib puluhan ribu buruh mendapatkan kepastian.

Setelah kontak nanti saya juga sudah janjian dengan perwakilan dari teman-teman serikat pekerja yang terdampak itu kemudian untuk bertemu dengan Dirut Pertamina mungkin besok.

Untuk kemudian membicarakan solusi mengenai perusahaan -perusahaan tadi yang mungkin bisa berdampak terhadap 55.000 karyawan, jelasnya.

Masalah ini berawal dari lonjakan harga gas industri yang drastis, yakni dari USD 6 menjadi USD 23, yang membuat operasional perusahaan keramik menjadi terpuruk.

Karena itu saya minta Bang Dasco yang bisa mencari jalan cepat keluar masalah gas industri karena harga gas itu dari 6 dolar, sekarang per hari ini sudah 23 dolar, kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung