Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] Susno Duadji Bongkar Cara Kerja Jaringan Listyo Sigit dan Pastikan Pemesan Sadapan Prabowo Mudah Terlacak

Repelita.net

07 November 2026 15:18 WIB • 208 view

[BREAKING NEWS] Susno Duadji Bongkar Cara Kerja Jaringan Listyo Sigit dan Pastikan Pemesan Sadapan Prabowo Mudah Terlacak
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Polisi Purnawirawan Susno Duadji membongkar cara kerja jaringan di balik mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sekaligus menegaskan bahwa sosok pemesan hasil penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dapat dilacak dengan mudah melalui jejak digital.

ADVERTISEMENT

Penjelasan mendalam mengenai alur komando penyadapan ilegal serta potensi keterlibatan aktor di luar institusi kepolisian tersebut disampaikan Susno Duadji dalam perbincangan bersama pembawa acara Dilla Hantika di kanal YouTube inilahcom pada Sabtu, 7 November 2026.

Susno Duadji menerangkan bahwa perangkat penyadap canggih milik kepolisian pada dasarnya dibeli menggunakan uang rakyat untuk kepentingan penegakan hukum, namun kendali operasionalnya hanya berada di bawah otoritas dua pejabat tertinggi yakni Kapolri dan Kabareskrim berdasarkan laporan polisi resmi.

"Penyadapan itu halal dilindungi oleh hukum boleh dan alat itu dibeli oleh rakyat persoalannya siapa yang boleh disadap dan bagaimana cara menyadapnya, kalau dua ini dilanggar maka dia menjadi ilegal," ujar Susno Duadji.

Ia menilai operasi penyadapan yang menyasar Presiden Prabowo Subianto beserta pejabat negara, pimpinan partai politik, aktivis, hingga jurnalis sejak awal tahun 2025 hingga 2026 sangat tidak wajar dan mengindikasikan adanya aliran informasi rahasia kepada pihak pemesan tertentu.

Menurut Susno Duadji, seluruh catatan nomor target maupun riwayat pengiriman rekaman percakapan tersimpan otomatis di dalam peladen sistem sehingga pakar forensik digital tetap mampu memulihkan data meskipun pelaku sempat memerintahkan penghapusan jejak.

"Sangat-sangat gampang saya jamin saya yakin dengan figur Kapolri yang sekarang Pak Suyudi ya dan dengan dukungan politik dari DPR kemudian dukungan dari pemerintah dari Presiden Pak Suyudi akan tegak lurus dan penyidikan perkara ini akan tuntas," kata Susno Duadji.

Ia meyakini jumlah tersangka tidak akan berhenti pada tiga jenderal yang telah ditahan sejak awal November 2026, melainkan akan berkembang hingga belasan orang baik dari lingkaran internal yang loyal maupun pihak eksternal yang berperan sebagai pemesan dan penampung hasil sadapan.

Terkait indikasi makar yang sempat disinggung pihak istana, Susno Duadji menilai penyidik dapat menjerat para pelaku dengan pasal kejahatan terhadap keamanan negara apabila terbukti aliran data sadapan tersebut dimanfaatkan untuk menggerogoti pemerintahan sah.

"Saya yakin ini bukan hanya untuk kepentingan para jenderal ini tapi ada kepentingan lain," tegas Susno Duadji.

Di akhir dialog, Susno Duadji mengapresiasi ketegasan Kapolri Jenderal Suyudi yang berani membongkar borok internal tanpa pandang bulu sekaligus mendesak pembenahan menyeluruh pada sistem keamanan komunikasi di lingkungan kepresidenan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung