Repelita Jakarta - Sorotan publik di media sosial mengenai skandal penyadapan ilegal serta sikap pejabat negara terhadap presiden kembali memanas pada Sabtu (7/11/2026).
ADVERTISEMENT
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @pandapotanbatubara melalui platform Threads yang menyoroti dugaan indikasi pembangkangan terhadap kepala negara.
Dalam unggahannya, pemilik akun menilai bahwa meskipun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia telah melontarkan bantahan, gelagat pembangkangan tetap terlihat jelas.
Sikap tersebut dibandingkan dengan pola yang pernah dilakukan oleh mantan Kapolri berinisial LSP ketika perintah presiden tidak diindahkan hingga membentuk tim reformasi kepolisian tersendiri.
Pemilik akun pun mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas seluruh dalang di balik skandal penyadapan tersebut yang dinilai sudah mengarah pada indikasi perbuatan makar.
"VIDIO INI TIDAK BISA DIANGGAP REMEH, WALAU SUDAH DIBANTAH OLEH BAHLIL TAPI INDIKASI PEMBANGKANGAN ITU TERLIHAT SEDIKIT MIRIP APA YANG DULU DILAKUKAN LSP KETIKA PERINTAH PRESIDEN TAK DIANGGAP DAN MEMBENTUK REPORMASI POLRI SENDIRI. Indikasi dari pembangkangan ini jelas terlihat presiden tak dianggap. Usut tuntas semua dalang dibalik kasus Mr SADAP. #makar," tulis akun @pandapotanbatubara.
Unggahan tersebut langsung menuai reaksi keras dari berbagai pengguna media sosial yang ikut menumpahkan kekesalan mereka di kolom komentar.
"Dipanggil presiden pake loba lobi.... Dih!! Gak ada kharisma aedikitpun jadi mentri 😖," komentar akun @paparaizeta.
"Sudah di keker sm BIN...tinggal action...tunggu kabar hari Senin besok... hhhhh.... Dia kl pidato ngotot, bangga2 in Raja Jawa, Hati2 dgn Raja Jawa...bla..bla..bla....pret lah..sekarang hati2 kau lil...kena kau... junjungan kau target selanjutnya.....," tulis akun @hendra76057.
"Ini orangnya yg harus di aman kan," timpal akun @drseweex.
"lihatlah songongnya.. sekelas presiden aja diremehin gitu.. kita lihat ntar apa masih bisa tertawa gitu gak ya," ujar akun @youandmeonebyone.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads