Berita, Internasional

AS Amankan 13 Kilogram Uranium dari Venezuela demi Keamanan Nuklir Global

Repelita.net

10 May 2026 21:57 WIB • 1,973 view

AS Amankan 13 Kilogram Uranium dari Venezuela demi Keamanan Nuklir Global
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Departemen Energi Amerika Serikat secara resmi mengumumkan keberhasilan operasi pemindahan material nuklir berupa uranium diperkaya dari wilayah Venezuela untuk dibawa menuju fasilitas pengolahan ulang.

Langkah strategis ini dipandang sebagai pencapaian besar dalam upaya menjaga keamanan nuklir global serta memastikan material sensitif tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

Melalui pernyataan resminya pada Sabtu, 9 Mei 2026, lembaga tersebut menegaskan bahwa “Dalam kemenangan bagi Amerika Serikat, Venezuela, dan dunia, Administrasi Keamanan Nuklir Nasional Departemen Energi AS (DOE/NNSA), bersama para mitra, telah menyelesaikan pemindahan seluruh uranium diperkaya yang tersisa dari reaktor penelitian lama di Venezuela.”

Proses evakuasi material berbahaya ini dilakukan dengan pengawasan ketat serta menjalin kolaborasi erat bersama Badan Energi Atom Internasional atau IAEA guna memastikan standar keselamatan terpenuhi.

Data teknis menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 13 kilogram sisa material uranium yang telah dikemas dalam wadah khusus yang sangat aman untuk kemudian dimobilisasi menuju wilayah pesisir.

Logistik pengiriman tersebut melibatkan perjalanan darat sepanjang 100 mil untuk mencapai salah satu pelabuhan utama di Venezuela sebelum akhirnya dinaikkan ke atas kapal pengangkut dengan spesifikasi khusus.

Kapal yang membawa muatan nuklir tersebut dilaporkan telah berlayar dan tiba di wilayah Amerika Serikat pada periode awal Mei tahun ini guna memulai tahapan pemrosesan lebih lanjut.

Departemen Energi AS memberikan penjelasan bahwa seluruh uranium yang telah dipindahkan tersebut nantinya akan diolah kembali agar dapat dimanfaatkan sebagai penopang cadangan energi nasional negara tersebut.

Keberhasilan misi ini juga mencerminkan adanya kerja sama diplomatik dan teknis yang tetap berjalan di tengah dinamika hubungan internasional guna meminimalisir risiko persebaran material nuklir di kawasan tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung