Berita, Nasional

Selamat Ginting Sebut Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berpotensi Mendapat Serangan Balik Pasca-Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Repelita.net

06 November 2026 22:47 WIB • 11 view

Selamat Ginting Sebut Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berpotensi Mendapat Serangan Balik Pasca-Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Risiko kemunculan aksi balasan pasca-terbongkarnya megaskandal perekaman ilegal gawai kepresidenan kini diantisipasi ketat oleh otoritas pertahanan nasional.

Langkah berani institusi penegak hukum dalam menahan sejumlah perwira tinggi yang tidak loyal disinyalir memicu resistensi dari faksi-faksi siber tertentu.

ADVERTISEMENT

Potensi timbulnya ancaman serius terhadap jajaran pimpinan tinggi keamanan negara tersebut diulas oleh pengamat politik dan militer Universitas Nasional, Selamat Ginting.

Melalui ulasan taktis yang disiarkan di Podcast Forum Keadilan Madilog pada Kamis 5 November 2026, ia menyoroti posisi krusial dari sang kepala kepolisian baru.

Selamat Ginting mendeteksi adanya indikasi pergerakan bawah tanah yang berpeluang melancarkan serangan balik secara sistematis guna menggoyang stabilitas birokrasi keamanan.

Target operasi perlawanan dari sisa faksi siber tersebut diindikasikan tidak hanya membidik keselamatan fisik kepala negara, melainkan juga menyasar figur Kapolri saat ini.

“Kalau terjadi serangan balik terhadap Jenderal Suyudi, sebesar apa kira-kira ancaman yang akan didapatkan? Posisi Suyudi akan di-backup oleh TNI. Artinya bukan hanya Prabowo yang diincar, tapi juga Suyudinya,” kata Selamat Ginting.

Adanya risiko ancaman yang tinggi terhadap Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membuat komando militer bersiaga penuh guna memberikan jaminan perlindungan berlapis.

Lembaga Tentara Nasional Indonesia diidentifikasi telah melakukan penebalan pengamanan wilayah ibu kota negara melalui pengerahan kekuatan logistik tempur taktis.

Prajurit di lapangan terpantau sudah beralih menggunakan pakaian dinas lapangan secara serentak demi memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan.

“Sekranag sudah menggunakan pakaian dinas lapangan. Mereka siap tempur menghadapi situasi seperti itu,” ujar Selamat Ginting membedah kesiapan pertahanan.

Sinergitas antara unsur TNI dan Polri dipastikan akan terus diperketat di sekeliling wilayah Ring 1 Istana Negara demi mengawal proses penyidikan siber hingga tuntas.

Konsolidasi matang ini diharapkan mampu meredam manuver sabotase dari loyalis mantan penguasa terdahulu serta mengamankan jalannya roda pemerintahan yang sah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung