Repelita Teheran - Dunia internasional kembali dibuat cemas setelah seorang anggota parlemen Iran melontarkan klaim mengerikan tentang kemampuan rudal milik negaranya.
Hosseinali Hajideligani, legislator senior Iran, dengan tegas menyatakan bahwa negaranya saat ini telah memiliki sistem persenjataan rudal yang daya rusaknya setara dengan sebuah ledakan nuklir dalam skala taktis.
ADVERTISEMENT
Dalam jumpa pers atau pernyataan yang dirilis pada Kamis (7/5/2026), Hajideligani secara khusus menyoroti kehebatan rudal Sejjil buatan dalam negeri mereka.
Ia menjelaskan bahwa rudal tersebut menggunakan bahan bakar padat dalam dua tahapan dan mampu melesat mencapai sasaran sejauh 4.000 kilometer dari titik luncur.
Anggota parlemen itu bahkan mengklaim bahwa dengan jangkauan tersebut, rudal Sejjil dapat menghancurkan target-target strategis di kawasan regional hanya dalam hitungan menit setelah diluncurkan.
Tak berhenti di situ, Hajideligani juga memperkenalkan kepada publik sebuah sistem rudal lain yang diberi nama "Rastakhiz".
Legislator tersebut mengklaim bahwa sistem Rastakhiz dilengkapi dengan kemampuan hulu ledak ganda yang dapat membawa efek pulsa elektromagnetik atau EMP.
Ia menjelaskan bahwa gelombang EMP dari rudal tersebut nantinya sanggup melumpuhkan seluruh jaringan kelistrikan sekaligus sistem pertahanan udara milik lawan.
Lebih lanjut, Iran juga mengaku memiliki teknologi rudal yang mampu memecah diri menjadi puluhan hulu ledak kecil pada saat masih berada di tengah penerbangan.
Kemampuan itu dinilai sebagai terobosan yang berpotensi menembus sistem pertahanan udara mutakhir seperti THAAD dan Patriot buatan Amerika Serikat.
Hingga saat ini, belum ada satu pun lembaga verifikasi internasional yang dapat mengonfirmasi kebenaran dari klaim luar biasa yang dilontarkan oleh Hajideligani tersebut.
Namun pernyataan ini sekali lagi menegaskan bahwa pengembangan kekuatan rudal masih menjadi pilar utama dan tulang punggung doktrin pertahanan militer Teheran menghadapi potensi serangan asing.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok