Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Masyarakat Bone Bolango Demonstrasi Tolak Eksploitasi Tambang Emas PT Gorontalo Mineral

Repelita.net

31 October 2026 16:45 WIB • 100 view

[VIRAL] Masyarakat Bone Bolango Demonstrasi Tolak Eksploitasi Tambang Emas PT Gorontalo Mineral
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Aksi unjuk rasa berskala besar dilaporkan tengah melanda wilayah timur Indonesia imbas adanya penolakan masif terhadap operasional korporasi tambang.

ADVERTISEMENT

Sorotan tajam mengenai pergolakan konflik agraria serta dampaknya bagi kelangsungan ekologi tersebut ramai diperbincangkan di platform jejaring sosial Threads baru-baru ini.

Masyarakat sipil secara terbuka menyuarakan protes keras atas meluasnya aktivitas pengerukan komoditas mineral yang dinilai mengancam stabilitas ruang hidup penduduk lokal.

Informasi krusial mengenai jalannya aksi demonstrasi lingkungan tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @kaivalyaarunika.

"BRRAKING NEWS Tolong Up dan Share‼️ Masyarakat Desa Bone Bolango, Gorontalo, sedang melakukan demonstrasi atas eksploitasi alam dan ruang hidup mereka pada PT Gorontalo Mineral(GM) CATATAN‼️ PT GM merupakan perusahaan yg bergerak di bidang pertambangan mineral, khususnya tembaga dan emas. Dgn beberapa usaha pertambangan: 1. Pertambangan bijih tembaga 2. Pertambangan emas 2. Eksplorasi dan pengembangan sumber daya mineral 3. Pengolahan hasil tambang tembaga dan emas Rakyat mmg sedang dijajah" tulis akun @kaivalyaarunika pada postingan tertanggal 31 Oktober 2026.

Pemaparan mengenai masifnya aktivitas pengerukan komoditas alam tersebut langsung memicu reaksi keprihatinan serta gelombang diskusi kritis dari para pengguna media sosial.

Para netizen menyoroti adanya dugaan pelanggaran tata ruang wilayah di mana wilayah operasional korporasi disinyalir merambah area lindung yang bernilai konservasi tinggi.

"Dan satu lagi setau saya kawasan pertambangan GM masuk kawasan TAMAN NASIONAL BOGANI betul atau tidak yg pasti masyarakat gorontalo yg tau" ketik kekhawatiran akun @dyankrisna_bayutirta dalam kolom komentar.

"Ini valid bang taman nasional dan hutan konservasi juga diserobot PT. GM" sahut penegasan dari akun @kaivalyaarunika.

"Izin tanya, Gubernur kemarin kan sudah minta pengawasan AMDAL ketat dan transparansi royalti Pani Gold dan GM. Apakah laporan itu sudah bisa dilihat di website Pemkab? Biar warga tidak salah paham soal demo kemarin." tanya akun @abidinkadir.

"Gak tahu bang, cuma kalau dari pengalaman gw waktu meng-advokasi masalah seperti ini ditempat gw, rasanya sulit berharap ada transparansi dari PEMDA, bantuan seperti CSR, kompensasi, dan bantuan sosial dari perusahaan, akan lebih banyak ditilab sama pemerintah, dan masyarakat hanya kebagian dampaknya saja." balas akun @kaivalyaarunika.

"Ya Tuhan.. Kami mohon turun tanganlah mengawal mereka yg sedang memperjuangkan hidup mereka. Jaga & lindungi mereka dari tangan2 jahat aparat. . Terima kasih Tuhan.. Amin.. 🙏🙏🙏. . Utk pemerintah:Jangan lupa ingatan dgn UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3: "Bumi, air dan kekayaan alam yg terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan utk sebesar besar kemakmuran Rakyat"" tulis akun @helenalistyarsih.

"Sedih saya tahu persis kaya apa rasanya ini, karena daerahku juga di Sulawesi pulau kecil tidak layak ditambang tapi dipaksa di eksploitasi belasan tambang nikel, karena itu mengapa saya benar-benar benci rezim ini" pungkas akun @kaivalyaarunika.

Gelombang penolakan ini dinilai menjadi alarm keras bagi tata kelola industri ekstraktif nasional serta menuntut ketegasan komitmen pemangku kebijakan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung