Berita, Nasional

Tim Hukum Sony Sonjaya Klaim Dibuntuti dan Alami Gangguan Komunikasi Usai Pemeriksaan di Kejaksaan Agung

Repelita.net

11 June 2026 21:18 WIB • 820 view

Tim Hukum Sony Sonjaya Klaim Dibuntuti dan Alami Gangguan Komunikasi Usai Pemeriksaan di Kejaksaan Agung
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Tim pembela mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengaku mendapatkan intimidasi berupa pengawasan oleh pihak yang tidak diketahui serta gangguan teknis pada komunikasi pribadi. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi setelah mereka mendampingi proses pemeriksaan kliennya di kantor Kejaksaan Agung.

Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia, Pitra Romadoni Nasution, menyoroti dugaan serius ancaman terhadap integritas kerja advokat tersebut. Menurutnya, perlindungan terhadap tim kuasa hukum merupakan elemen krusial dalam menjamin keadilan bagi setiap warga negara.

ADVERTISEMENT

Hal ini jelas menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan dan independensi kerja-kerja pendampingan hukum tim advokat Sony Sonjaya, ujar Pitra pada Rabu, 10 Juni 2026.

Pitra memberkan bahwa perangkat komunikasi tim pengacara sering mengalami anomali, di mana panggilan sering terputus kendati status jaringan dalam kondisi normal. Selain itu, terdapat indikasi bahwa setiap pergerakan tim hukum sejak keluar dari wilayah kejaksaan terus dipantau oleh oknum tertentu.

Tindakan pembuntutan atau segala bentuk penghalangan proses hukum yang dinilai mencederai semangat penegakan aturan serta hak atas bantuan hukum yang bebas dan aman. Pitra juga mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan mengenai keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

Seluruh pihak agar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak melakukan spekulasi maupun tuduhan tanpa dasar hukum yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap Soni Sanjaya, tegasnya.

Terkait substansi kasus, Sony Sonjaya sebelumnya mengeklaim bahwa terdapat lebih dari 30 orang yang diduga terlibat dalam transmisi program korupsi Makan Bergizi Gratis. Nama-nama tokoh penting yang termasuk termasuk menikmati aliran dana tersebut dikabarkan tersimpan dalam perangkat telepon genggam milik Sony yang kini disita penyidik.

26 nama dan lain-lain jadi lebih. Untuk mengetahui semua, ada datanya di handphone di mana handphone itu disita oleh penyidik, ujar kuasa hukum Sony, Elza Syarief, melalui kanal YouTubehttps://www.youtube.com/@tvOneNewspada Sabtu, 6 Juni 2026.

Elza memastikan seluruh data yang ada akan diserahkan untuk dituangkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan. Meski demikian, identitas para figur yang terlibat masih dirahasiakan hingga proses penyelidikan mencapai tahap yang lebih lanjut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung