Berita, Nasional

Puluhan UMKM Batal Tampil RANS Carnival Maguwoharjo Usai Ditinggal Musisi dan Diborong Warga Jogja

Repelita.net

01 November 2026 00:18 WIB • 81 view

Puluhan UMKM Batal Tampil RANS Carnival Maguwoharjo Usai Ditinggal Musisi dan Diborong Warga Jogja
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Puluhan pelaku usaha kecil menengah kompak mengundurkan diri dari ajang RANS Carnival yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman.

Keputusan mundur massal tersebut diambil menyusul polemik sosial yang melibatkan Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, selaku figur pendiri penyelenggara acara.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Sabtu malam, hanya tersisa segelintir stand kuliner yang bertahan di sisi utara kompleks stadion tersebut.

Situasi di arena festival terlihat sangat lengang dari kunjungan masyarakat akibat gelombang pembatalan tenant dan musisi secara serentak.

Gelombang penarikan diri ini dipicu kepekaan para pengisi acara terhadap dinamika publik merespons kehadiran Raffi Ahmad dalam agenda kenegaraan sebelumnya.

Sejumlah musisi papan atas seperti Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, hingga Masdddho kompak menyatakan pembatalan jadwal tampil mereka melalui akun resmi.

Dampak pembatalan mendadak ini membuat para pelaku usaha kuliner lokal menanggung potensi kerugian besar setelah telanjur menyiapkan stok dagangan melimpah.

Melihat kondisi tersebut, gelombang solidaritas warga Yogyakarta mendadak muncul dan bergemuruh di berbagai platform media sosial secara masif.

Inisiatif penggalangan bantuan ini digerakkan melalui utas digital oleh akun @menumakanjogja

yang mendata puluhan tenant kuliner terdampak.

Gerakan kemanusiaan ini turut mendapat dukungan langsung dari kreator konten Jovial da Lopez yang turun tangan memborong dagangan para pelaku usaha.

Berbagai penawaran lokasi berjualan gratis juga berdatangan, termasuk fasilitas halaman masjid dari pihak RS PKU Muhammadiyah Gamping bagi tenant.

Respons cepat masyarakat Jogja menciptakan efek domino positif sehingga seluruh persediaan makanan para pedagang ludes terjual dalam hitungan jam.

Manajemen gerai Roti Gembong Gedhe menyampaikan apresiasi mendalam atas gelombang pesanan yang kemudian disalurkan kembali kepada pihak yang membutuhkan.

"Beribu terimakasih kami sampaikan kepada teman-teman semua yang pesan roti kami (Selepas cancel dari event di Stadion Maguwoharjo Yogyakarta). Mungkin tidak bisa mewakili semua, tapi ini adalah beberapa dokumentasi pesanan yang dititipkan kami untuk dibagikan ke Panti Asuhan, Driver Ojek Online, ataupun warga sekitar. Salam Hangat dari kami Roti Gembong Gedhe," tulis pihak Roti Gembong Gedhe melalui media sosial resminya.

Ungkapan senada diungkapkan manajemen Pisang Madu Nyonya yang mendapati produk dagangannya habis diborong warga hingga membawa kebahagiaan bagi para pekerjanya.

"WARGAAAA JOGJAAAAAAA. Terimakasih banyak sudah dukung UMKM kami yaaa. Terimakasih sudah menjadi cerita bahagia dan haru kami hari ini. Alhamdulillah ibu ibu hari ini yg membantu bisa tersenyum bahagia atas rejeki hari ini. Tuhan sudah mengatur jalan rejeki," ungkap manajemen Pisang Madu Nyonya.

Aksi gotong royong warga akar rumput ini dinilai berhasil menyelamatkan sektor ekonomi kecil sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Manajemen usaha Lumpia Mas Bi turut melontarkan pernyataan penuh haru merespons kepedulian luar biasa yang ditunjukkan oleh warga Yogyakarta tersebut.

"Sikap gotong royong dan saling bantu hari ini benar-benar menyelamatkan kami para pelaku UMKM kecil. Kami bisa bertahan bukan karena uluran tangan dari pemerintah, tapi justru murni dari kebaikan rakyat sendiri yang bahu-membahu menjaga roda ekonomi tetap berputar. Indonesia kaya akan orang baik, tapi sayangnya kita sedang darurat empati dari pemegang kebijakan," ungkap manajemen Lumpia Mas Bi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung