Repelita Jakarta - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus, Febrie Adriansyah, akhirnya angkat bicara.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Febrie Adriansyah setelah adanya pelimpahan berkas perkara tahap dua terkait kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang atau TPPU ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
Ungkapan dari eks Jampidsus ini disiarkan melalui video di kanal YouTube MetroTV pada hari Jumat, 18 September 2026.
Dalam tayangan di kanal YouTube MetroTV tersebut, Febrie Adriansyah menyatakan secara terbuka bahwa dirinya merasa sengaja disingkirkan.
Tindakan penyingkiran itu dirasakannya terjadi justru setelah dirinya menorehkan sejumlah pencapaian dan prestasi besar selama memimpin Gedung Bundar.
Beliau mempertanyakan kemunculan kasus ini dan berharap agar majelis hakim di pengadilan nantinya dapat melihat serta menilai persoalan yang menjeratnya dengan jernih.
"Kenapa perkara ini muncul ya banyak prestasi yang sudah disampaikan oleh kita di gedung bundar perubahan gedung bunder begitu besar," ujar Febrie Adriansyah saat menyampaikan keluh kesahnya.
Perubahan dan capaian besar di lingkungan Gedung Bundar diakuinya sangat terlihat nyata terutama saat dirinya mengemban amanah penting di instansi kejaksaan tersebut.
"Ketika kita pegang apalagi ketua satkas PK 300 setahun kita kembalikan semua perkara besar kita tapi akhirnya justru kita yang digergaji ya," tutur Febrie Adriansyah dengan nada kecewa.
Meski merasa didepak dari jabatannya, Febrie Adriansyah dengan tegas mengingatkan semua pihak mengenai keberadaan sebuah sistem pencatatan data yang tersimpan rapi.
"Tapi jangan lupa database di gedung bundar itu itu akan jadi data abadi kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar," ucap Febrie Adriansyah mengingatkan.
Melalui basis data abadi di Gedung Bundar tersebut, seluruh rekam jejak pihak-pihak yang terlibat dalam kasus korupsi skala besar dipastikan tercatat dengan sangat jelas.
Febrie Adriansyah juga mengungkapkan rasa optimis yang tinggi terhadap integritas serta mentalitas para penerus dan jajaran jaksa muda yang ada saat ini.
"Dan saya yakin junior saya ya selama ini telah kita didik itu pasti akan punya keberanian untuk bangsa dan untuk rakyatnya itu selalu yang kita tanamkan di gedung-gedung ya," pungkas Febrie Adriansyah mengakhiri pernyataannya.