Berita, Nasional

APBN Minus Rp240T! Menkeu Suahasil Ungkap Kondisi Keuangan Negara Usai Gantikan Purbaya

Repelita.net

18 September 2026 15:18 WIB • 116 view

APBN Minus Rp240T! Menkeu Suahasil Ungkap Kondisi Keuangan Negara Usai Gantikan Purbaya
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara hingga akhir Agustus 2026 mengalami defisit sebesar 240,1 triliun rupiah atau setara dengan 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto.

Informasi mengenai kondisi keuangan negara yang berada dalam batas terkendali tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi milik iNews pada hari Jumat, 18 September 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam tayangan tersebut, Suahasil Nazara menjelaskan pendapatan negara telah mencapai 2.555,6 triliun rupiah atau 65 persen dari target, sementara belanja negara menyentuh angka 2.295 triliun rupiah.

Ia menegaskan perjalanan APBN saat ini relatif berada di jalur yang tepat dengan keseimbangan primer yang bernilai positif serta kinerja yang tetap kuat di tengah tingginya ketidakpastian situasi global.

Meskipun kondisi perekonomian dunia sangat dinamis akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat menjadi 5 persen, ekonomi Indonesia dinilai tetap tangguh.

Hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi nasional pada semester satu yang mencapai 5,45 persen serta angka inflasi bulan Agustus yang terjaga aman pada level 3,19 persen.

Lebih lanjut, Suahasil Nazara menjabarkan bahwa arus modal asing yang masuk ke Indonesia per tanggal 11 September 2026 telah terakumulasi sebesar 141,6 triliun rupiah.

Realisasi tersebut ditopang oleh aliran masuk neto pada instrumen Surat Berharga Negara sebesar 40,8 triliun rupiah serta Sekuritas Rupiah Bank Indonesia yang mencapai 171,6 triliun rupiah.

Kementerian Keuangan juga mencatat pertumbuhan yang sangat sehat pada sektor penerimaan perpajakan sebesar 24,1 persen serta penerimaan kepabeanan dan cukai yang menembus 210,2 triliun rupiah.

Pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai turut memperkuat pengawasan dengan mengamankan 1,124 miliar batang rokok ilegal, 11,43 ton narkotika, dan menggagalkan 74 kasus penyelundupan emas.

Terkait program makan bergizi gratis, Kemenkeu mendukung penuh reformasi Badan Gizi Nasional agar penyaluran anggaran uang rakyat tersebut menjadi semakin optimal dan tepat sasaran.

Pemerintah dipastikan akan terus mengelola defisit secara sehat guna mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kredibilitas dan kehati-hatian pelaksanaan APBN.

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung