Repelita Jakarta - Nama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ikut menjadi sorotan tajam di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
Perkara intersepsi komunikasi kepala negara ini sebelumnya telah menyeret mantan Kapolri sekaligus mantan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sejak kasus tersebut resmi diumumkan Mabes Polri, Teddy sempat jarang terlihat dalam dokumentasi sejumlah kegiatan resmi Istana.
Informasi mengenai dinamika internal ring satu kepresidenan ini menyita perhatian luas pengguna siber pasca-dirilis oleh akun resmi Threads suaradotcom.
Laporan digital terkait pemeriksaan perwira menengah aktif tersebut diunggah pada hari Kamis tanggal lima November tahun dua ribu dua puluh empat.
"Nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya ikut menjadi sorotan di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Perkara intersepsi komunikasi kepala negara ini sebelumnya telah menyeret mantan Kapolri sekaligus mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sejak kasus tersebut resmi diumumkan Mabes Polri, Teddy sempat jarang terlihat dalam dokumentasi sejumlah kegiatan resmi Istana.
Dari sumber yang didapat Suara.com, Teddy dikabarkan telah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer (POM) TNI.
Ia disebut sempat dimintai keterangan sebelum akhirnya diperbolehkan kembali," tulis akun suaradotcom memaparkan rincian laporan utuhnya.
Langkah klarifikasi formal oleh penegak hukum militer itu memicu reaksi sosiopolitik yang masif di kalangan warganet yang mengkhawatirkan infiltrasi loyalis lama.
Masyarakat sipil menilai sterilisasi aparatur istana dari anasir faksi Solo harus dijalankan secara radikal demi menjamin keselamatan fisik maupun siber kepala negara.
"Antek jokodok," bunyi reaksi spontan tanpa pengubahan dari akun utoh_pangalayo di kolom tanggapan digital.
Hingga saat ini, POM TNI bersama Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terus memperketat pengawasan digital di lingkungan ring satu kepresidenan.
Langkah check and balance ini krusial untuk membongkar tuntas motif sabotase LIMS nasional serta memastikan pembersihan kabinet dari oknum bermuka tembok.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads