Repelita [Jakarta] - Program unggulan Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali menimbulkan kasus keracunan di kalangan siswa.
Kejadian terbaru menimpa ratusan siswa di Kabupaten Karo yang banyak dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham.
ADVERTISEMENT
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono sempat menjenguk para korban di rumah sakit tersebut.
Kedatangan pejabat tertinggi BGN itu membuat sejumlah siswa mengungkapkan sikapnya terhadap program MBG.
Pegiat media sosial Hera Enica Lubis melalui akun Heraloebss menyoroti keluhan korban kepada Kepala BGN.
"Rintihan Korban Keracunan Program unggulan Presiden Prabowo: GA MAU LAGI AKU MBG PAK!!!," kata Hera, Senin (17/8/2026).
Ia juga menyoroti kepemilikan SPPG yang banyak dikuasai oleh aparat dan anggota dewan.
Kondisi itu diduga membuat Satgas BGN lemah dalam melakukan pengawasan dan penindakan.
"Mengobati Trauma itu berat, BGN harus melakukan cara-cara ekstrim dan radikal untuk membenahi SPPG - SPPG Bobrok!," tandasnya.
Sudaryono datang langsung menjenguk siswa korban keracunan MBG yang dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham Kabupaten Karo.
Suasana haru mewarnai kunjungan tersebut ketika seorang siswi secara terbuka menyampaikan rasa takut dan traumanya untuk kembali mengonsumsi menu MBG.
Khususnya makanan yang disajikan dalam wadah ompreng.
Selain keluhan langsung dari siswa korban beredar pula video orang tua yang mengamuk di hadapan Sudaryono karena anaknya menjadi korban program tersebut.
Menanggapi ketakutan korban serta pertanyaan para orang tua murid terkait penanganan medis yang belum membaik Sudaryono memaklumi trauma itu.
Ia menegaskan fokus utama BGN saat ini adalah memastikan seluruh anak pulih total.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok