Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Rupiah Terpuruk Rekor Terendah, Primus Sentil Keras Gubernur Bank Indonesia Desak Segera Mundur

Repelita.net

18 May 2026 20:08 WIB • 2,525 view

[VIRAL] Rupiah Terpuruk Rekor Terendah, Primus Sentil Keras Gubernur Bank Indonesia Desak Segera Mundur
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jalannya agenda rapat kerja antara Komisi XI DPR bersama bank sentral diwarnai gelombang kritik tajam dari parlemen.

Sorotan keras dilemparkan oleh politikus dari Fraksi PAN, Primus Yustisio, mengenai rapor pergerakan nilai tukar mata uang garuda yang terus mengalami kemerosotan masif.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, legislator Senayan ini secara terang-terangan menyenggol pimpinan tertinggi bank sentral agar bersedia mengambil sikap kesatria dengan menanggalkan jabatannya.

Langkah pengunduran diri tersebut dinilai sebagai bentuk pertanggungjawaban moral yang terhormat atas situasi kemerosotan perekonomian saat ini.

Ia berpandangan bahwa fenomena pelemahannya tergolong aneh mengingat angka pertumbuhan ekonomi dalam negeri sebenarnya berada di posisi positif sebesar 5,61 persen.

Akan tetapi, situasi sebaliknya justru menimpa posisi kurs rupiah yang terus anjlok hingga menembus titik rekor paling buruk.

Bahkan penurunan performa finansial domestik ini tidak hanya terjadi terhadap perbandingan mata uang dolar saja, melainkan ke hampir seluruh denominasi valuta asing global.

Posisi indeks pasar modal di kancah internasional juga dinilai sempat terdampak akibat situasi eskalasi serangan proyektil yang sempat meletus beberapa waktu lalu.

Meski begitu, mayoritas bursa saham dunia kini tercatat telah berhasil merangkak naik kembali menuju zona hijau.

Kondisi kontras justru diperlihatkan oleh iklim finansial tanah air yang dilaporkan masih tertahan di zona minus hingga melebihi batas 20 persen.

Realitas angka tersebut memicu munculnya penilaian miring dari dunia internasional terhadap kualitas serta kapasitas pengelolaan dari otoritas keuangan pusat.

Kredibilitas serta tingkat kepercayaan pasar kepada institusi keuangan negara saat ini dianggap kian tergerus akibat rentetan tren negatif tersebut.

Pihak legislatif juga menyinggung perbandingan nilai tukar rupiah terhadap euro yang saat ini diklaim sudah membubung tinggi mendekati kisaran angka 19.000 hingga 20.000.

Padahal jika menengok ke belakang pada momentum periode masa lalu, nilainya tercatat berada di kisaran 7.000 saja.

Oleh sebab itu, pimpinan tertinggi bank sentral didesak untuk berani bersikap gentleman dalam menyikapi persoalan pelik ini.

“Mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri tidak ada salah kalau selanjutnya terserah Bapak tentu saja tapi itu bukan sikap penghinaan Pak anda akan lebih dihormati seperti di Korea ataupun di Jepang kalau Anda tidak bisa melakukan tugas Anda dengan baik seperti itu tidak ada salahnya,” ucap Primus.

Pada akhir penyampaian evaluasi kinerja tersebut, ia juga membacakan sebuah kutipan dalil keagamaan mengenai mandat tanggung jawab kepada figur pemimpin.

Dirinya menjabarkan pesan mengenai potensi datangnya sebuah masa kehancuran apabila suatu urusan penting tidak diserahkan pada individu yang memiliki keahlian di bidangnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung