Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ratusan Siswa SMKN 1 Mempawah Hilir Demo Sekolah Desak Pemecatan buntut video viral dua guru

Repelita.net

06 August 2026 13:34 WIB • 641 view

[VIRAL] Ratusan Siswa SMKN 1 Mempawah Hilir Demo Sekolah Desak Pemecatan buntut video viral dua guru
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang protes melanda SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, ketika ratusan murid menggelar aksi unjuk rasa di dalam lingkungan sekolah pada Rabu (5/8).

Para peserta didik menuntut agar dua tenaga pengajar ditarik dari aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

Langkah ini dipicu oleh beredarnya kabar dugaan hubungan gelap yang melibatkan kedua oknum pendidik tersebut hingga mendadak tular di platform media sosial.

Aksi yang dimulai sejak pukul 09.20 WIB tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 700 pelajar dengan pengawalan dari pengurus Komite Sekolah guna menyampaikan aspirasi kepada pihak pimpinan.

Aparat kepolisian setempat menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara guna mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjamin proses belajar tetap berjalan.

"Kami mengimbau para siswa agar tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama baik sekolah," kata Edi Marwan, lewat keterangannya, Rabu (5/8).

Pihak kepolisian turut menginstruksikan para siswa untuk mengendalikan diri mengingat duduk perkara tersebut sedang ditangani secara internal oleh otoritas sekolah dan Komite Sekolah.

"Permasalahan ini masih dalam proses pendalaman. Biarkan pihak sekolah dan komite melakukan pendalaman terkait benar atau tidaknya kejadian tersebut," ujarnya.

Siswa juga diingatkan untuk memelihara seluruh sarana dan prasarana milik sekolah selama menyampaikan aspirasi di lapangan.

Dialog kemudian digelar di ruang aula sekolah sekitar pukul 10.00 WIB yang mempertemukan Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir, perwakilan Komite Sekolah, dan utusan peserta didik.

Dalam forum diskusi tersebut, para murid menyerahkan surat pernyataan resmi yang mendesak agar guru Pendidikan Agama Islam atas nama Usmadi serta guru Pendidikan Pancasila atas nama Sri Novi Riani diberhentikan dari tugas mengajar.

Guna mengisi kekosongan jadwal pelajaran, para murid turut meminta Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat untuk segera menunjuk tenaga pengajar pengganti.

Jajaran pengurus Komite Sekolah mengimbau agar seluruh murid bersikap tenang dan kembali memasuki ruang kelas sembari menunggu tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat.

Seusai dialog usai, petugas Polres Mempawah bersama Polsek Mempawah Hilir melakukan pengawalan ketat untuk mengamankan dan mengevakuasi kedua oknum guru tersebut keluar dari area sekolah.

Aksi penyampaian pendapat rampung dalam situasi aman terkendali pada pukul 11.20 WIB, dan seluruh murid kembali melanjutkan aktivitas pembelajaran seperti sedia kala. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung