Berita, Peristiwa

[VIRAL] Pelaku Penembakan Tiga ASN Jayawijaya Diduga Pakai Ponsel Korban Untuk Video Call Keluarga

Repelita.net

13 September 2026 22:23 WIB • 595 view

[VIRAL] Pelaku Penembakan Tiga ASN Jayawijaya Diduga Pakai Ponsel Korban Untuk Video Call Keluarga
Foto: Istimewa

Pelaku penembakan tragis terhadap tiga aparatur sipil negara Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya diduga sempat menggunakan telepon genggam milik salah satu korban untuk melakukan panggilan video kepada pihak keluarga.

Perangkat komunikasi tersebut dirampas oleh terduga pelaku setelah insiden penembakan terjadi di kawasan Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada hari Rabu, 9 September 2026.

ADVERTISEMENT

Salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa kekerasan bersenjata tersebut diketahui bernama Wili Mbuik yang masih berusia 26 tahun serta berasal dari wilayah Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Jenazah korban Wili kemudian diberangkatkan pulang menuju kampung halaman asalnya di kawasan Nusa Tenggara Timur agar dapat segera dikebumikan oleh pihak keluarga yang ditinggalkan.

Berdasarkan rekaman percakapan jarak jauh yang sempat beredar luas, pihak keluarga korban sempat melontarkan pertanyaan keras kepada pelaku mengenai alasan penembakan tersebut.

Keluarga korban juga menegaskan bahwa segala tindakan keji yang dilakukan oleh para pelaku tersebut nantinya harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya di hadapan sang pencipta.

Selain merenggut nyawa Wili Mbuik, aksi penembakan brutal kelompok bersenjata itu turut menewaskan dua pegawai instansi pemerintah lainnya bernama Aprida Rapi yang berusia 49 tahun serta Alfonsius Albinus Meha berumur 35 tahun.

Rentetan insiden berdarah ini langsung memicu respons cepat dari aparat keamanan gabungan untuk segera memburu kelompok bersenjata yang diidentifikasi terlibat dalam penyerangan tersebut.

Jajaran personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama kesatuan Polres Jayawijaya bergerak cepat mengamankan sejumlah barang bukti penting dari tempat kejadian perkara termasuk tiga buah selongsong peluru.

Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz 2026 Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo menyatakan bahwa aparat penegak hukum telah mengantongi identitas serta karakteristik kelompok yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tim di lapangan langsung bergerak aktif melakukan pengejaran setelah mengidentifikasi ciri-ciri spesifik dari kelompok bersenjata tersebut pada hari Kamis, 10 September 2026.

Hasil penelaahan awal menunjukkan bahwa kelompok penyerang tersebut diperkirakan beranggotakan sekitar delapan orang dengan membawa sejumlah pucuk senjata api saat melancarkan aksinya.

Pimpinan keamanan daerah juga memutuskan untuk memperkuat tambahan personel di wilayah Kabupaten Jayawijaya demi mempercepat pergerakan operasi pengejaran terhadap para buronan tersebut.

Proses penyelidikan menyeluruh hingga kini masih terus berjalan intensif guna mengungkap identitas lengkap pelaku serta motif tersembunyi di balik tragedi berdarah yang menghilangkan nyawa tiga pegawai pemerintah daerah itu. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung