Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ketua OSIS SMKN 1 Pemalang Dikeluarkan Usai Rekayasa Foto Telanjang 17 Siswi Menggunakan Teknologi AI

Repelita.net

07 May 2026 23:12 WIB • 1,068 view

[VIRAL] Ketua OSIS SMKN 1 Pemalang Dikeluarkan Usai Rekayasa Foto Telanjang 17 Siswi Menggunakan Teknologi AI
Foto: Istimewa

Repelita Pemalang - Skandal pelecehan seksual berbasis teknologi yang melibatkan seorang oknum pelajar berprestasi telah mengguncang stabilitas dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Pemalang.

Seorang remaja berinisial DRA yang menduduki jabatan mentereng sebagai Ketua OSIS di SMK Negeri 1 Pemalang terbukti melakukan penyalahgunaan kecerdasan buatan atau AI untuk memanipulasi foto.

ADVERTISEMENT

Aksi amoral tersebut terbongkar setelah ditemukan banyak konten pornografi hasil rekayasa digital yang disimpan di dalam perangkat telepon genggam milik sang pemimpin organisasi siswa tersebut.

Temuan ini sangat mengejutkan pihak otoritas sekolah lantaran selama ini sosok DRA dikenal sebagai pribadi yang memiliki karakter luar biasa baik serta sangat dihormati oleh rekan sejawatnya.

Identitas aslinya terkuak secara tidak sengaja ketika seorang saksi melihat koleksi gambar di ponsel pelaku yang menampilkan visual siswi sekolah tersebut dalam kondisi tanpa busana hasil manipulasi.

Citra diri sebagai pemimpin yang santun dan pendiam runtuh seketika saat diketahui bahwa foto-foto resmi sekolah telah diubah secara ilegal menjadi materi asusila menggunakan aplikasi canggih.

"Kami benar-benar tidak menyangka. Yang bersangkutan adalah Ketua OSIS, perilakunya selama ini sangat tertib dan sopan. Kami semua shock," ungkap Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 1 Pemalang, Nurul Fuadah, pada Rabu 6 Mei 2026.

Berdasarkan hasil pendataan mendalam yang dilakukan oleh tim internal sekolah setidaknya terdapat 17 orang siswi yang menjadi korban atas tindakan tidak terpuji dari oknum pelajar tersebut.

Meskipun sang pelaku memberikan pembelaan bahwa seluruh materi visual tersebut hanya disimpan untuk kepentingan privasi namun tekanan psikis yang dialami para korban tidak dapat dihindarkan.

Para siswi yang menjadi target rekayasa foto tersebut kini berada dalam kondisi trauma berat akibat serangan terhadap privasi serta martabat diri mereka di ruang siber sekolah.

Manajemen SMK Negeri 1 Pemalang segera mengambil tindakan hukum dan administratif yang tegas terhadap DRA setelah yang bersangkutan mengakui seluruh perbuatannya sambil menangis tersedu.

Demi menjaga situasi agar tetap kondusif dan mencegah aksi main hakim sendiri dari siswa lain pihak sekolah memutuskan untuk langsung memulangkan pelaku ke rumah orang tuanya saat itu juga.

Per tanggal 5 Mei 2026 orang tua dari oknum Ketua OSIS tersebut secara resmi telah menarik status kepesertaan didik anaknya sehingga DRA kini dinyatakan sudah bukan lagi bagian dari sekolah.

Institusi pendidikan tersebut menyatakan komitmen penuh untuk mendampingi seluruh korban melalui bantuan tenaga ahli psikologi guna memulihkan kondisi mental mereka pasca kejadian kelam tersebut.

Otoritas sekolah memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman tanpa ada rasa takut akan ancaman pelecehan seksual dalam bentuk apapun.

"Fokus kami sekarang adalah ruang aman. Psikolog sudah kami siapkan untuk mendampingi para korban agar mereka bisa kembali belajar tanpa rasa takut," terang Nurul Fuadah memberikan kepastian.

Langkah pemulihan ini diharapkan dapat menghapus trauma mendalam bagi para korban serta menjadi pelajaran bagi seluruh elemen pendidikan mengenai bahaya penyalahgunaan teknologi AI di masa depan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung