Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Keputusan Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat, Akibat Penilaian Tidak Objektif dan Kontroversial

Repelita.net

11 May 2026 17:38 WIB • 972 view

[VIRAL] Keputusan Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat,  Akibat Penilaian Tidak Objektif dan Kontroversial
Foto: Istimewa

Repelita [Pontianak] - Gelaran babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI untuk wilayah Kalimantan Barat mendadak viral lantaran diwarnai keputusan dewan juri yang dinilai sangat kontroversial pada 10 Mei 2026.

Ajang kompetisi yang berlangsung pada hari Sabtu, 9 Mei 2026 tersebut memicu kegaduhan di dunia maya setelah sebuah rekaman video memperlihatkan adanya ketidakadilan dalam proses penilaian peserta lomba.

ADVERTISEMENT

Kejadian bermula saat Regu C dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban atas pertanyaan mengenai lembaga yang wajib memberikan pertimbangan kepada DPR dalam proses pemilihan anggota BPK.

Meski jawaban yang disampaikan sudah sesuai dengan ketentuan konstitusi, dewan juri yang diidentifikasi sebagai Dyastasita selaku Kabiro Pengkajian Setjen MPR justru menyatakan jawaban tersebut salah.

Ironisnya, pertanyaan serupa kemudian dilemparkan kepada peserta dari SMAN 1 Sambas yang memberikan inti jawaban yang sama namun kali ini justru dibenarkan oleh pihak dewan juri tersebut.

Protes keras yang dilayangkan oleh pihak SMAN 1 Pontianak (SMASA) tidak membuahkan hasil karena juri tetap bersikukuh pada keputusannya dengan dalih adanya masalah pada artikulasi suara peserta saat menjawab.

Sikap pembawa acara yang terkesan membela juri dengan mengatakan ‘mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja’ juga semakin menyulut kemarahan publik yang menyaksikan siaran langsung di kanal YouTube resmi.

Melalui unggahan di platform X pada 10 Mei 2026, akun @bakuldimsum_ turut memberikan kritik tajam terhadap profesionalisme juri dalam cuitannya yakni Jurinya yg budeg, malah pesertanya yg di salahin artikulasinya kurang jelas lah. Selalu ada cara buat cari pembenaran ya🤭 Pantes ga pernah dengerin rakyatnya. Jangan emosi ya nonton videonya.

Ketidakadilan yang terekam secara jelas ini memicu perdebatan luas di media sosial mengenai integritas pelaksanaan lomba tingkat nasional yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta keadilan.

Meskipun menuai keberatan yang masif, SMAN 1 Sambas tetap dikukuhkan sebagai pemenang dan berhak mewakili provinsi Kalimantan Barat untuk bertanding di level yang lebih tinggi di Jakarta nantinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung