Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Isu Penangkapan Jenderal Polri Dikaitkan dengan Dugaan Penyadapan Istana, Nama Listyo Sigit Ikut Diseret

Repelita.net

03 November 2026 14:41 WIB • 1,109 view

[VIRAL] Isu Penangkapan Jenderal Polri Dikaitkan dengan Dugaan Penyadapan Istana, Nama Listyo Sigit Ikut Diseret
Foto: Istimewa

Dugaan Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Mulai Seret Nama Mantan Kapolri

Repelita Jakarta - Isu miring di internal Kepolisian Republik Indonesia kembali mencuat dan menghebohkan publik secara luas. Sejumlah jenderal berpangkat perwira tinggi diduga telah diamankan oleh pasukan khusus Korps Brimob.

ADVERTISEMENT

Langkah pengamanan para jenderal bintang dua tersebut menyulut munculnya berbagai tudingan miring. Salah satu nama yang ikut terseret dalam polemik ini yakni mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Mantan pimpinan tertinggi kepolisian tersebut dituduh mendalangi perintah penyadapan terhadap lingkungan Istana Negara. Aksi tersebut disinyalir melibatkan jaringan mantan pejabat tinggi dan jajaran personel Mabes Polri.

Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa para Inspektur Jenderal tersebut dibawa menuju Mako Brimob. Tempat penahanan sementara dilaporkan berada di kawasan Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Tudingan semakin memanas setelah beredar narasi mengenai adanya mantan penguasa yang masih berambisi. Sosok tersebut dinilai ingin terus menancapkan pengaruh serta kekuasaannya di lingkaran pemerintahan.

“Sang mantan penguasa yang syahwat kuasanya melebihi kepantasan perintahkan para mantan inspektur vijay dan jaringan Mabes menyadap Istana. Kena tangkap deh, ngeri banget mainnya ya?” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kendati demikian, hingga Selasa, 3 November 2026, belum ada bukti sahih terkait rumor tersebut. Keterangan resmi mengenai keterlibatan mantan Kapolri tersebut juga belum pernah dirilis oleh pihak berwenang.

Merespons gaduhnya kabar ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir angkat bicara. Pernyataan tersebut disampaikannya langsung dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Isir merespons keresahan para awak media mengenai penangkapan para jenderal. Ia mengamati situasi para wartawan yang sibuk mendiskusikan desas-desus internal tersebut.

“Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Isir sambil tersenyum.

Pihak Mabes Polri belum membeberkan kronologi maupun kebenaran mengenai penahanan para perwira. Isir mengisyaratkan bahwa penjelasan lengkap baru akan disampaikan pada waktu mendatang.

“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke, makasih ya,” katanya pada Selasa, 3 November 2026.

Sikap dari pimpinan Divisi Humas tersebut dinilai belum memberikan jawaban pasti atas isu yang beredar. Kendati begitu, pernyataan yang terlontar semakin menguatkan spekulasi publik terkait operasi internal.

Dugaan adanya pengamanan perwira tinggi makin diperkuat oleh pergerakan pasukan di area markas besar. Sejumlah wartawan memantau kedatangan personel Brimob di Mabes Polri sejak sore hingga malam hari.

Pergerakan aparat bersenjata lengkap tersebut terbilang tidak biasa dalam kondisi operasional harian. Kedatangan pasukan tersebut lantas dikaitkan dengan upaya pengamanan perwira tinggi yang bermasalah.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada rincian pasti mengenai jumlah perwira yang diamankan. Alasan pergerakan pasukan Brimob ke kompleks Mabes Polri juga belum diterangkan secara transparan.

Selain isu penyadapan Istana Negara, berkembang pula desas-desus mengenai keterlibatan kasus hukum lain. Para jenderal tersebut digosipkan terseret perkara perjudian daring hingga dugaan tindak pidana korupsi.

Namun, seluruh anggapan dan tuduhan tersebut masih berstatus sebagai kabar angin yang belum terbukti. Publik hingga kini masih menunggu kejelasan resmi dari institusi Polri terkait fakta sebenarnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung