Berita, Nasional

[VIRAL] Henri Subiakto Ungkap Turis Israel Bebas Masuk Indonesia Saat Warga Palestina Diduga Terkena Cekal Imigrasi

Repelita.net

11 May 2026 13:46 WIB • 1,065 view

[VIRAL] Henri Subiakto Ungkap Turis Israel Bebas Masuk Indonesia Saat Warga Palestina Diduga Terkena Cekal Imigrasi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang protes masyarakat di jagat maya mendadak mencuat setelah adanya dugaan ketimpangan kebijakan izin masuk antara warga negara Israel dengan warga Palestina ke wilayah kedaulatan Indonesia pada 10 Mei 2026.

Pakar komunikasi Henri Subiakto memberikan penjelasan mendalam melalui akun media sosialnya mengenai bagaimana turis dari Israel selama ini mendapatkan kemudahan akses untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata unggulan di tanah air.

ADVERTISEMENT

Melalui unggahan di akun @henrysubiakto, beliau memaparkan realitas prosedur tersebut dengan menuliskan "Sementara untuk warga Yahudi Israel sepengetahuan saya, mereka malah tidak ada larangan secara khusus untuk masuk Indonesia. Keterbukaan Pemerintah Indonesia pada kunjungan orang Israel sudah ada dan berlaku sejak Pemerintah Orde Baru. Sudah banyak warga Israel datang masuk kesini untuk berwisata ke Bali, Surabaya, Jogja, Jakarta, Toraja dan Medan (Danau Toba)."

Pihaknya juga menambahkan bahwa para pelancong tersebut biasanya memanfaatkan status kewarganegaraan ganda mereka serta menggunakan dokumen perjalanan resmi dari negara-negara mitra seperti Amerika Serikat atau negara di kawasan Eropa lainnya.

Masih dalam rangkaian ulasannya pada tanggal tersebut, akun @henrysubiakto merinci jalur teknis yang ditempuh para wisatawan tersebut dengan mencuitkan "Mereka biasanya terbang dari Bandara Ben Gurion, Tel Aviv Israel, menuju Bangkok Thailand. Di Bangkok negara Zionis itu punya Kedutaan yang bisa berhubungan dengan KBRI disana untuk mendapatkan Calling Visa agar tourist Israel bisa masuk Indonesia."

Namun, suasana kontras justru muncul setelah beredarnya kabar mengenai penolakan sistematis terhadap kedatangan warga Palestina yang hendak melakukan kunjungan silaturahmi maupun urusan kemanusiaan ke tanah air dalam kurun waktu belakangan ini.

Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan dari akun @MariaAlkaff_ pada 10 Mei 2026 yang mengeklaim adanya arahan khusus dari level kementerian untuk membatasi ruang gerak tamu dari wilayah tersebut masuk ke Indonesia sejak setahun yang lalu.

Dalam cuitannya yang viral, akun @MariaAlkaff_ menginformasikan sebuah dugaan kebijakan internal dengan menuliskan "ADA SURAT DINAS BERISI ARAHAN MENTERI IMIGRASI RI UNTUK TOLAK TIAP WARGA PALESTINA YANG MAU MASUK INDONESIA SEJAK 2025."

Informasi mengenai ketidakadilan prosedur ini seketika memicu diskusi panas dari kalangan netizen yang mempertanyakan keberpihakan pemerintah serta konsistensi dalam menjalankan mandat konstitusi terkait persaudaraan antar bangsa yang selama ini dijunjung tinggi.

Seorang pengguna platform X dengan identitas @NasiAking234 turut memberikan kesaksian serta analisisnya mengenai kerumitan administrasi yang justru dihadapi oleh pihak yang seharusnya mendapatkan kemudahan diplomatik penuh dari pemerintah.

Melalui komentarnya, akun @NasiAking234 menegaskan pandangannya dengan menuliskan "Warga Israel setau saya agak sulit karena memang ga punya diplomatik (kita kesana pun sama susahnya), ini fakta. Paling gampang utk mereka pake 2nd nationality, klo ga punya bisa paspor nembak kaya Nas Daily pas ke Indo. Palestina, sebaliknya punya hub diplomatik,ga boleh sulit."

Kritik publik yang terus mengalir deras ini merupakan bentuk desakan agar otoritas terkait segera memberikan klarifikasi transparan serta memastikan tidak adanya kebijakan yang bersifat diskriminatif terhadap bangsa yang tengah diperjuangkan kemerdekaannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung