Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Betulkah bukan Ade Armando yg potong dan sebarkan pertama kali potongan video pak JK?

Repelita.net

09 May 2026 15:56 WIB • 710 view

[VIRAL] Betulkah bukan Ade Armando yg potong dan sebarkan pertama kali potongan video pak JK?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Polemik mengenai potongan video pernyataan Jusuf Kalla kembali ramai dibahas publik setelah akun X @Anak__Ogi mempertanyakan pihak pertama yang diduga memotong dan menyebarkan video tersebut pada Jumat, 9 Mei 2026.

Dalam unggahannya, akun itu menyoroti tayangan di Cokro TV yang dinilai tidak menjelaskan asal-usul video maupun identitas akun penyebar pertama.

ADVERTISEMENT

“Betulkah bukan Ade Armando yg potong dan sebarkan pertama kali potongan video pak JK? Fakta di Cokro TV, tidak ada sumber video itu diambil dari mana dan tidak ada nama akun dll,” tulis akun @Anak__Ogi.

Cuitan tersebut kemudian menyinggung nama Ade Armando dan kemungkinan adanya proses hukum terkait penyebaran video yang menjadi polemik di tengah masyarakat.

“Bgmn bro @adearmando61 , mau ngeles apa lagi? Siap-siap jadi tersangka lagi. Dan jgn kira kamu akan tetap tak tersentuh hukum, skrng rezim Prabowo bkn Jokowi,” lanjut unggahan itu.

Unggahan tersebut langsung dipenuhi komentar dari berbagai akun yang ikut menyoroti isu potongan video Jusuf Kalla tersebut.

Akun @HumorJonTampan menulis, “Kita lihat sekebal hukum apa dia?”

Sementara akun @d3N1_4 meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum adanya pemeriksaan resmi melalui pembuktian digital forensik.

“Biarkan hukum yg memutuskan dg bukti digital forensik yg akurat, bkn opini liar atau tekanan massa di luar pengadilan. Menentukan siapa "pemotong video" itu tugas penyidik, bkn ahli ilmu cocokl ogi. 1 pion mantan PSI, siap hadapi 40 batalion pengawal Juru Damai diprsidangan. ⚖️”

Komentar lain datang dari akun @twuicei yang menulis, “Biasanya yang merasa bersalah selalu berkelit loh, bener gak ??😁”

Akun @J3nderalo juga ikut mengomentari persoalan tersebut dengan nada keras.

“3ekor babi itu sdh sgt layak di hukum mati❗jika sj kejahatanya sukses terjadilah perang agama antar ummat, brp ratus/ribu org yg akn jadi korban❓❗HUKUM MATI 3EKOR BABI❗❗❗”

Sedangkan akun @Boedak_Korporat menilai polemik itu tidak perlu terus digiring menjadi opini publik sebelum ada putusan hukum.

“udah di proses hukum masih berisik , cuman mau giring opini publik kalo @adearmando61 diputus ga bersalah kan tinggal bilang @DivHumas_Polri ga becus terus minta ganti @ListyoSigitP sebagai KAPOLRI kan? Lagu Lama Kaset Kusut 😋😋😋”

Akun @WempiF90099 turut mengaitkan isu tersebut dengan kondisi politik nasional.

“Wahai saudaraku non muslim, jgn mau diadu domba oleh gerombolan PSI. Kelakuan partai gajah nungging ini beda-beda tipis dengan PKI di era orde lama.”

Sementara akun @Sammi86Pilang menulis singkat, “Nggak ada maling ngaku😁”

Komentar lain juga muncul dari akun @Bravo__RR yang menyebut, “Nah loh nambah kuat aja buktinya.”

Sedangkan akun @ujungnyamati menuliskan, “Gasss sampe dipenjara.”(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung