Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Mengungsi Hingga Picu Perdebatan Panas Warganet Terkait Kerusakan Lingkungan

Repelita.net

22 September 2026 00:17 WIB • 90 view

[VIRAL] Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Mengungsi Hingga Picu Perdebatan Panas Warganet Terkait Kerusakan Lingkungan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Peristiwa bencana alam banjir bandang mendadak melanda sejumlah wilayah administratif di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat.

Musibah luapan air bah tersebut dilaporkan menerjang pada hari Senin malam, tanggal 21 September 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Informasi awal mengenai terjadinya bencana tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @kopigayo.co pada Senin (21/9/2026).

Dalam laporan unggahan media sosial tersebut, gelombang air bah turut menghantam kawasan Arosuka serta area sekitar perkantoran bupati.

Sejumlah bangunan fisik serta unit kendaraan warga dilaporkan terdampak langsung akibat terjangan arus deras dari hulu sungai.

Masyarakat setempat yang kediamannya terendam air bah dilaporkan langsung bergegas menyelamatkan diri menuju lokasi pengungsian aman.

Hingga laporan awal tersebut rampung disusun dan disebarluaskan, belum ada keterangan resmi terkait adanya korban jiwa akibat bencana.

Unggahan mengenai musibah alam itu langsung memancing beragam respons serta komentar duka dari para pengguna media sosial.

Salah satu komentar dari warganet menyoroti kerusakan lingkungan yang diduga menjadi pemicu utama terjadinya bencana banjir bandang.

Komentar tersebut dituliskan secara langsung oleh akun @dr.oiauliayusuf tanpa mengalami perubahan teks sedikit pun.

"Too many nyawit!!!! Rusak!!!! Rusaakk alam ini ditangan orang ngawur", tulis akun @dr.oiauliayusuf.

Doa serta simpati mendalam juga disampaikan oleh warganet lainnya yang turut merasakan duka atas musibah di Sumatra Barat.

Cuitan doa tersebut datang dari akun @hazel23nn yang dituliskan persis apa adanya tanpa perubahan teks.

"Semoga warga selalu dlm lindungan Allah. Maafkan kami yg hanya bisa mendoakan dr jauh..", tulis akun @hazel23nn.

Perdebatan antarpengguna media sosial juga sempat mewarnai kolom komentar unggahan berita bencana alam tersebut secara terbuka.

Akun @andreazi.97 melontarkan kritik pedas terhadap lambatnya penanganan pemerintah dalam menghadapi berbagai bencana.

Kritik tersebut dituliskan persis tanpa perubahan teks oleh akun @andreazi.97 sebagai berikut.

"Bisa gak sih kita gugat pemerintahan 😭🥹 banyak bencana dengan minim penanganan ya tuhan", tulis akun @andreazi.97.

Pernyataan tersebut langsung mendapat sanggahan dari warganet lain yang membela pihak pemerintah dalam menghadapi musibah alam.

Sanggahan itu disampaikan oleh akun @iwakpeda_ yang juga ditampilkan persis tanpa adanya perubahan teks.

"Apa2 pemerintah blokk, alam loh ini sempet2nya nyalahin pemerintah, emang pemerintah pengendali alam kah?", tulis akun @iwakpeda_.

Sementara itu, akun @fajarwidaryanto menyoroti alih fungsi lahan hutan yang memicu kerusakan ekosistem lingkungan hidup.

Kritik kerusakan lingkungan tersebut dituliskan persis tanpa perubahan teks oleh akun @fajarwidaryanto sebagai berikut.

"kemarau kebakaran hujan kebanjiran hutan habis dibabat jd sawit", tulis akun @fajarwidaryanto(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung