Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Aksi Nekat Warga Lamongan Pasang Atribut Tiruan Bendera Israel Berujung Diturunkan Paksa Aparat Gabungan

Repelita.net

25 October 2026 14:28 WIB • 92 view

[VIRAL] Aksi Nekat Warga Lamongan Pasang Atribut Tiruan Bendera Israel Berujung Diturunkan Paksa Aparat Gabungan
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Aparat jajaran pemerintahan desa bersama personel instansi kemiliteran vertikal terpaksa turun tangan guna menertibkan media visual tiruan lambang negara asing di lingkungan pemukiman penduduk.

ADVERTISEMENT

Langkah tegas tersebut diwujudkan melalui aksi pencopotan lembaran kain yang digambar menyerupai bendera resmi Israel di kediaman seorang warga di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan.

Proses sterilisasi objek yang memicu polemik serta keresahan sosial di tengah perkampungan masyarakat tersebut dilangsungkan secara terpadu pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2026 yang lalu.

Bukan sekadar memajang media kain buatan mandiri berwujud simbol asing, sang pemilik hunian berinisial B kedapatan menorehkan guratan gambar bernuansa konspirasi Illuminati pada dinding rumahnya.

Agenda penertiban lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa Made bernama Suryo dengan didampingi Sekretaris Desa Made serta anggota bintara pembina desa.

Pihak pamong desa mengonfirmasi bahwa atribut yang sempat terpasang di area pekarangan tersebut murni dibuat sendiri oleh pelaku menggunakan media cat dan bukan produk tekstil pabrikan.

"Ini kami melaksanakan penurunan bendera karena sudah ramai dan mungkin sudah viral di media sosial. Jadi, kami bersama Pak Pj Kades Made dan Babinsa Desa Made menurunkan bendera tersebut agar tidak meresahkan lagi," tutur Sekretaris Desa Made Khabbib Yaumiddin saat memberikan keterangan klarifikasinya.

Berdasarkan data penuturan berkas informasi, aksi pemasangan lambang kontroversial oleh oknum bersangkutan rupanya bukan merupakan kejadian perdana di lingkungan rukun tetangga setempat.

Sebab pada momentum sebelumnya, komunitas warga perkampungan kedapatan sudah pernah menurunkan paksa media visual sejenis sewaktu tengah menyelenggarakan agenda gotong royong kerja bakti.

Akan tetapi pasca pembersihan tersebut, sang pemilik hunian kedapatan kembali memasang media kain bercat tiruan itu di area dinding properti pribadinya selang beberapa waktu kemudian.

Pihak otoritas pemerintahan desa menjabarkan bahwa figur berinisial B tersebut saat ini diketahui hidup sebatang kara pasca wafatnya kedua orang tua kandungnya beberapa tahun silam.

Dalam kesehariannya, sosok yang bersangkutan dinilai oleh para tetangga sekitar memiliki kepribadian yang cenderung tertutup, pasif, serta sangat jarang membuka ruang komunikasi sosial.

"Kalau mengamuk tidak pernah. Orangnya lebih cenderung diam dan menyampaikan lewat tulisan-tulisan," ucap Khabbib Yaumiddin membeberkan karakteristik psikologis dari warganya tersebut.

Meskipun memiliki pembawaan kepribadian yang eksentrik, figur tersebut dipastikan tidak pernah membuat keonaran fisik, mengamuk, ataupun melancarkan aksi intimidasi kepada penduduk lokal.

Guna mencegah meluasnya polemik, pimpinan wilayah menegaskan bahwa operasi penertiban murni dilakukan demi menjaga kondusivitas wilayah pasca isu tersebut telanjur memicu kegaduhan siber.

"Sesuai dengan yang viral di media sosial, pemasangan bendera negara tertentu hari ini kita lepas bersama Pak Babinsa, Pak Sekdes, dan disaksikan warga setempat. Harapan kami ke depan tidak terpasang lagi, agar suasana atau situasi menjadi kondusif," kata Pj Kepala Desa Made Suryo menegaskan komitmennya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung