Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ahmad Dhani Sebut Wanita Publik Selingkuh dengan Pemilik TV Swasta, Sebut Ada Dokumen Tertulis

Repelita.net

30 April 2026 22:49 WIB • 1,247 view

[VIRAL] Ahmad Dhani Sebut Wanita Publik Selingkuh dengan Pemilik TV Swasta, Sebut Ada Dokumen Tertulis
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh pernyataan panas yang dilontarkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus musisi kondang, Ahmad Dhani, melalui unggahan Instagram terbarunya.

Dalam unggahan tersebut, Dhani melontarkan tudingan keras dan serius tentang dugaan perselingkuhan seorang wanita publik dengan seorang pemilik stasiun televisi swasta ternama.

ADVERTISEMENT

Ahmad Dhani mengawali cerita panjangnya dari momen emosional sang putri, Shafeea, yang menangis saat menyaksikan sebuah adegan dalam acara siraman di televisi.

Melihat putrinya menangis, ia mengaku langsung memeluk anaknya dan membisikkan sesuatu yang disebutnya sebagai fakta yang harus terungkap ke publik.

"Yang tadi kamu lihat adalah akting yang sangat buruk dari wanita yang mentalnya perlu diperiksa," tulis Dhani dalam unggahannya yang dikutip pada Kamis, 30 April 2026.

Tak berhenti di situ, Dhani kemudian membeberkan tudingan yang lebih serius lagi tentang masa lalu wanita tersebut.

Ia menyebut bahwa wanita tersebut pernah ditalak tiga oleh suami sahnya akibat melakukan perselingkuhan dengan seorang pemilik televisi swasta.

Bahkan menurut pengakuan Dhani, fakta perselingkuhan tersebut telah dituangkan secara tertulis dalam sebuah dokumen dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Namun, Dhani menilai bahwa cerita yang berkembang di publik selama ini justru berbanding terbalik dengan fakta yang sebenarnya.

Ia menuding adanya upaya sistematis pembentukan opini publik melalui tayangan infotainment yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Dia merinci sejumlah narasi yang disebutnya sengaja digiring oleh media untuk membangun simpati publik terhadap wanita tersebut.

Narasi-narasi itu antara lain tuduhan bahwa sang suami berselingkuh terlebih dahulu, kesulitan mantan istri untuk bertemu anak, hingga drama kekerasan dalam rumah tangga.

Bahkan Dhani menyebut bahwa laporan kekerasan dalam rumah tangga yang pernah diajukan oleh wanita tersebut adalah laporan palsu.

"Beberapa narasi itu terus diangkat oleh infotainment, sudah 20 tahun berlangsung," ungkapnya dengan nada kesal.

Tak hanya itu, Dhani juga menyinggung peran pihak tertentu yang disebutnya terlibat aktif dalam penyebaran narasi tersebut.

Termasuk rumah produksi infotainment yang ditudingnya telah 'bekerja untuk selingkuhannya pemilik TV swasta' selama bertahun-tahun.

Dia kemudian membawa nama lembaga hukum tertinggi negara dengan menyebut bahwa fakta persidangan menunjukkan hal yang berbeda dari opini publik yang selama ini terbangun.

Menurut klaimnya, Mahkamah Agung hanya mengabulkan permohonan cerai tanpa mengabulkan gugatan lain seperti hak asuh anak.

"Terbukti, hakim Mahkamah Agung bukan penggemar sinetron dan drama Korea," sindir Dhani dengan nada sinis.

Pernyataan yang diunggah oleh anggota dewan itu semakin memanas ketika Dhani menantang publik untuk mencari tahu identitas pemilik TV swasta yang dimaksud.

Ia juga menyinggung soal adanya 'daftar hitam' atau blacklist terhadap wanita tersebut di stasiun televisi terkait.

Bahkan ia menyebut bahwa istri sah dari pemilik TV swasta tersebut mengetahui betul siapa yang disebutnya sebagai 'pelakor sejati'.

Di bagian akhir unggahan, Dhani kembali menyoroti momen acara siraman yang menurutnya seharusnya menjadi ajang silaturahmi yang sakral.

Namun acara tersebut justru dinilainya telah dimanfaatkan sebagai panggung drama murahan untuk menarik simpati publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung