Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Ade Armando Terdesak Bukti Digital Video JK Beredar, mau ngeles apa lagi?

Repelita.net

09 May 2026 16:50 WIB • 826 view

[VIRAL]  Ade Armando Terdesak Bukti Digital Video JK Beredar,  mau ngeles apa lagi?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Arus tekanan publik terhadap Ade Armando semakin tidak terbendung setelah dugaan keterlibatannya dalam penyebaran potongan video ceramah Jusuf Kalla memicu kemarahan luas di jagat maya.

Berdasarkan unggahan akun media sosial X pada 9 Mei 2026, akun Anak ogi @Anak__Ogi melontarkan kritik tajam yang menyudutkan posisi hukum mantan dosen Universitas Indonesia tersebut dengan mencuitkan: "Betulkah bukan Ade Armando yg potong dan sebarkan pertama kali potongan video pak JK? Fakta di Cokro TV, tidak ada sumber video itu diambil dari mana dan tidak ada nama akun dll. Bgmn bro @adearmando61 , mau ngeles apa lagi? Siap-siap jadi tersangka lagi. Dan jgn kira kamu akan tetap tak tersentuh hukum, skrng rezim Prabowo bkn Jokowi."

ADVERTISEMENT

Narasi yang berkembang di masyarakat kini mulai mempertanyakan keabsahan klaim Ade Armando yang merasa tidak bersalah, terutama karena bukti digital di kanal Cokro TV dianggap tidak mencantumkan atribusi sumber yang jelas.

Komentar pedas juga datang dari akun (Nama Tidak boleh Kosong) 🦁🇮🇩🇵🇸🦅 @Boedak_Korporat pada tanggal 9 Mei 2026 yang menuliskan: "udah di proses hukum masih berisik , cuman mau giring opini publik kalo @adearmando61 diputus ga bersalah kan tinggal bilang @DivHumas_Polri ga becus terus minta ganti @ListyoSigitP sebagai KAPOLRI kan? Lagu Lama Kaset Kusut 😋😋😋"

Masyarakat kini mendesak agar pihak kepolisian segera menggunakan keahlian digital forensik untuk membongkar siapa sosok pertama yang sengaja memangkas durasi video tersebut demi kepentingan provokasi tertentu.

Seiring dengan pergantian kepemimpinan nasional, banyak pihak meyakini bahwa proses hukum kali ini akan berjalan lebih transparan dan tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang kerap berlindung di balik narasi kebebasan berpendapat.

Dukungan agar proses hukum terus berlanjut hingga ke meja hijau juga ditegaskan oleh akun d'animosity @muttle9 pada hari yang sama dengan cuitan singkat: "Anggap aja karma 'Gibran wapres terbaik sepanjang sejarah'"

Keputusan Ade Armando untuk mundur dari jajaran Partai Solidaritas Indonesia beberapa waktu lalu dianggap sebagai sinyal kuat bahwa dirinya memang tengah berada dalam posisi terdesak akibat persoalan hukum yang sangat serius ini.

Penegakan hukum tanpa pandang bulu menjadi tuntutan utama dari berbagai elemen masyarakat yang merasa bahwa penyebaran informasi yang tidak utuh tersebut berpotensi memecah belah persatuan bangsa di tengah stabilitas politik yang baru.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung