Berita, Nasional

Timnas Gagal ke Semifinal, Abdullah Rasyid Desak Erick Thohir Mundur dari PSSI, Mereka Gak Punya Integritas

Repelita.net

08 August 2026 15:51 WIB • 459 view

Timnas Gagal ke Semifinal, Abdullah Rasyid Desak Erick Thohir Mundur dari PSSI, Mereka Gak Punya Integritas
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang desakan agar kepemimpinan federasi sepak bola nasional dirombak kembali mengemuka usai hasil buruk yang diraih tim nasional.

Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Abdullah Rasyid, melayangkan kritik tajam terkait minimnya komitmen para pengurus organisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Melalui akun X miliknya di abdullahrasyid

pada Sabtu (8/8/2026), ia secara terbuka meminta kepemimpinan Erick Thohir beserta jajarannya untuk meletakkan jabatan.

"Mereka gak punya integritas, gak bisa kita berharap," kata Rasyid dikutip dari unggahannya di X, Sabtu (8/8/2026).

Reaksi keras ini mencuat setelah langkah tim nasional terhenti menuju fase semifinal pada ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 usai ditahan imbang Singapura 1-1.

Guna menegaskan penolakannya terhadap kepemimpinan saat ini, ia turut menyertakan gerakan kampanye digital di media sosial.

"ErickOut," seru Rasyid.

Ia juga melontarkan kritik mendalam atas kebijakan perekrutan pemain keturunan yang dinilai tidak menyelesaikan akar permasalahan pembinaan sepak bola tanah air.

"Berapa banyak anak berbakat yang bisa masuk akademi berkualitas? Berapa banyak yang mendapat pelatih dengan standar baik sejak usia dini? Berapa banyak pertandingan kompetitif yang mereka jalani sebelum usia 18 tahun? Seberapa bagus nutrisi, sports science, pendidikan dan proses pencarian bakat kita?" ungkapnya.

Menurutnya, pembenahan sistem dasar sepak bola nasional jauh lebih krusial dibanding bergantung pada program instan.

"Pertanyaan-pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan naturalisasi," pungkasnya.

Kegagalan melaju ke babak empat besar dipastikan setelah Indonesia mengakhiri laga kontra Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat (7/8/2026).

Gol pembuka skuad Garuda dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47 sebelum akhirnya disamakan oleh Ilham Fandi di menit ke-65.

Skor imbang tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan perolehan tujuh poin.

Posisi puncak Grup A dihuni oleh Vietnam dengan 10 poin usai mengandaskan Kamboja 3-1, disusul Singapura di urutan kedua dengan koleksi delapan poin.

Sementara itu, Kamboja tertahan di urutan keempat dengan tiga poin dan Timor Leste berada di posisi juru kunci tanpa meraih poin.

Pada Grup B, Thailand masih memimpin persaingan dengan sembilan poin, dibayangi ketat oleh Myanmar dan Malaysia yang sama-sama mengoleksi enam poin.

Penentuan kelolosan Grup B masih akan bergulir lewat laga pamungkas yang mempertemukan Thailand melawan Myanmar serta Malaysia menghadapi Filipina pada Sabtu (8/8/2026).(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung