Berita, Nasional

Soal Penahanan Roy Suryo Dan Dokter TIfa, Hotman Paris Sindir Silfelter Matutita, Minta Penegak Hukum Lebih Arif dan Dengan Rintihan Rakyat

Repelita.net

21 June 2026 22:14 WIB • 861 view

Soal Penahanan Roy Suryo Dan Dokter TIfa, Hotman Paris Sindir Silfelter Matutita, Minta Penegak Hukum Lebih Arif dan Dengan Rintihan Rakyat
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pengacara senior Hotman Paris Hutapea turut memberikan kritik tajam terkait penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa yang kini tengah ramai menjadi perbincangan publik.

Melalui unggahan di media sosial, Hotman secara terbuka meminta aparat hukum untuk lebih peka terhadap dinamika sosial yang muncul pasca penangkapan tersebut.

ADVERTISEMENT

Ia secara khusus melayangkan pesan bagi Jaksa Agung agar lebih memperhatikan aspirasi masyarakat di tengah polemik ijazah mantan Presiden Joko Widodo.

"Halo Jaksa Agung: Dengarin rintihan hukum Rakyat ini," tulis Hotman dalam unggahannya, Sabtu, 20 Juni 2026.

Selain menyoroti kasus tersebut, ia juga mempertanyakan konsistensi penegakan hukum terkait status Silfester Matutina yang dikabarkan belum menjalani eksekusi pidana.

Sebelumnya, Hotman juga sempat memberikan pandangan hukum terkait langkah penahanan yang diambil kepolisian terhadap kedua tersangka tersebut.

Ia menyarankan agar pihak kepolisian mengambil langkah persuasif dan bijaksana dengan tidak menahan kedua tersangka secara fisik di rutan.

"Lebih baik Roy Suryo dan Dokter Tifa jadi tahanan kota atau tahanan rumah. Situasi Indonesia sekarang butuh kearifan dan kebijaksanaan," tulisnya, Jumat, 19 Juni 2026.

Hotman memandang bahwa persoalan yang menyeret kedua tokoh ini telah bergeser ke ranah politik yang cukup kental sehingga memerlukan penanganan yang lebih hati-hati.

Menurutnya, pemaksaan penahanan justru berpotensi menimbulkan perpecahan opini di masyarakat luas dan memperburuk situasi keamanan.

Tindakan kepolisian yang menangkap Roy Suryo serta Dokter Tifa sebelumnya memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk organisasi alumni UGM.

Suara Hotman kini menjadi bagian dari desakan publik yang menginginkan penyelesaian perkara tersebut melalui jalur dialog alih-alih tindakan represif hukum. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung