Repelita [Jakarta] - Polemik terkait keabsahan dokumen kelulusan akademik jokowi kembali mencuat ke ruang publik lewat pernyataan tokoh senior.
Mantan pejabat kementerian bumn muhammad said didu melontarkan kritik pedas melalui akun media sosial pribadinya pada https://x.com/msaid_didu.
ADVERTISEMENT
Ia mendesak agar khalayak ramai tidak berhenti mempertanyakan keaslian dokumen tersebut sampai pihak terkait memperlihatkan arsip yang valid.
"Masalah keaslian ijazah Jokowi harus terus digugat oleh rakyat sampai ybs menunjukkan ijazah yang sebenarnya," tulis Said Didu.
Dasar argumentasi tersebut merujuk pada pemanfaatan berkas kelulusan yang dipakai untuk menduduki pelbagai kursi kepemimpinan publik dari anggaran negara.
Deretan posisi strategis itu mencakup kursi wali kota surakarta, gubernur ibukota, hingga kepala negara republik indonesia.
"...karena ijazah tersebut sudah digunakan untuk menikmati uang rakyat sejak jadi Wali Kota, Gubernur, Presiden, dan menjadikan anak mantunya jadi pejabat, serta menikmati pensiun," lanjutnya.
Fasilitas negara serta hak finansial hari tua selepas menjabat turut disorot tajam dalam cuitan sang tokoh kritis tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok