Berita, Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.346, Ancaman Blokade Laut Trump ke Iran Jadi Pemicu

Repelita.net

30 April 2026 21:25 WIB • 1,044 view

Rupiah Melemah ke Rp17.346, Ancaman Blokade Laut Trump ke Iran Jadi Pemicu
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis 30 April 2026, melemah 20 poin atau sebesar 0,12 persen menjadi Rp17.346 per dolar Amerika Serikat.

Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.326 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai bahwa pelemahan rupiah kali ini dipicu oleh ancaman serius dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump dilaporkan sedang bersiap untuk memberlakukan blokade laut yang berkepanjangan terhadap Iran sebagai bentuk tekanan maksimal.

“Kekhawatiran atas skenario tersebut diperparah oleh laporan bahwa beberapa eksekutif minyak Amerika terkemuka bertemu dengan Trump di Gedung Putih untuk membahas bagaimana membatasi dampak konflik terhadap masyarakat Amerika,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta pada Kamis, 30 April 2026.

Blokade laut yang berkepanjangan tersebut diprediksi akan membuat Iran terus memblokir jalur vital Selat Hormuz sebagai tindakan pembalasan yang sah.

Tindakan balasan dari Teheran ini tentu akan menunjukkan gangguan pasokan minyak global yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz diketahui telah melambat drastis sejak Iran memblokir jalur tersebut pada akhir bulan Februari 2026.

Gangguan di jalur strategis ini langsung mengganggu sekitar 20 persen dari total pasokan minyak mentah dunia yang melewati selat sempit tersebut.

Namun demikian, sebuah laporan yang terbit pada hari Rabu, 29 Januari lalu, menunjukkan bahwa Trump sedang mencari bantuan dari negara-negara lain.

Ia berusaha membentuk koalisi internasional yang baru guna membuka kembali jalur air yang tersumbat akibat konflik tersebut.

“Trump telah berulang kali meminta negara lain untuk membantu membuka kembali Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menolak untuk membantu,” ujar Ibrahim menjelaskan situasi diplomatik yang rumit.

Ia terlihat secara terbuka mengecam anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) karena tidak membantu Amerika Serikat dan Israel secara militer selama konflik berlangsung.

Perundingan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran sebagian besar gagal di tengah ketidaksepakatan yang mendasar mengenai aktivitas pengayaan nuklir Iran.

Meskipun Trump telah memperpanjang masa gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu yang jelas, kedua pihak tetap saling curiga.

Mereka sebagian besar menolak segala upaya dari pihak ketiga untuk menengahi pembicaraan damai yang lebih substantif ke depan.

“Selain itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengucapkan selamat kepada Kevin Warsh karena telah melewati tahap pertama dalam perjalanannya untuk menjadi penggantinya sebagai Ketua The Fed,” ungkap Ibrahim menambahkan analisisnya.

Powell menyatakan bahwa ia akan tetap menjabat sebagai gubernur bank sentral sampai tekanan politik yang membelenggunya mereda.

Ia juga menambahkan dengan nada khawatir bahwa independensi The Fed saat ini sedang berada dalam risiko yang serius.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada hari Kamis ini juga bergerak melemah.

Kurs acuan tersebut tercatat berada di level Rp17.378 per dolar AS, melemah dari posisi sebelumnya di level Rp17.324 per dolar AS.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung