Berita, Nasional

Rupiah dan IHSG Rontok Usai Suahasil Nazara Jabat Menkeu, Said Didu Sentil Keras Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Repelita.net

21 September 2026 23:02 WIB • 89 view

Rupiah dan IHSG Rontok Usai Suahasil Nazara Jabat Menkeu, Said Didu Sentil Keras Kebijakan Ekonomi Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Muhammad Said Didu melontarkan kritik pedas terkait kondisi ekonomi nasional terkini.

Ia menyoroti kinerja pasar modal serta nilai tukar mata uang yang menunjukkan tren pelemahan secara terus-menerus.

ADVERTISEMENT

Kritik tajam tersebut disampaikannya melalui sebuah unggahan pada layanan platform digital X pada hari Senin, 21 September 2026.

Didu secara terbuka menghubungkan kemerosotan ekonomi ini dengan penunjukan pejabat baru di jajaran kabinet pemerintahan.

Menurut pandangannya, pelemahan pasar saham dan mata uang terjadi secara konsisten semenjak Suahasil Nazara menduduki jabatan menteri.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Muhammad Said Didu melalui akun pribadinya yang dikutip pada Senin, 21 September 2026.

"Sejak Menkeu Pak Suhasil diangkat jadi Menkeu Nilai Tukar Rupiah dan Harga saham terus melemah," kata Didu dikutip dari unggahannya di X, Senin (21/9/2026).

Indikasi pelemahan tersebut memang terlihat nyata pada penutupan perdagangan bursa saham domestik hari Senin, 21 September 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan tercatat mengalami koreksi sebesar 0,88 persen dan parkir di level 6.384,73.

Angka tersebut menunjukkan penurunan drastis sebesar 56,43 poin apabila dibandingkan dengan posisi penutupan sesi sebelumnya.

Menjelang akhir pekan sebelumnya pada Jumat, 18 September 2026, posisi penutupan indeks berada pada level 6.441,16.

Sepanjang jam perdagangan berlangsung, pergerakan indeks saham terpantau sangat fluktuatif tanpa arah yang pasti.

Indeks sempat dibuka menguat pada level 6.446,8 sebelum menyentuh titik tertinggi harian di posisi 6.451,3.

Namun, tekanan jual yang masif menyeret indeks jatuh hingga menyentuh level terendahnya di angka 6.381,5.

Tekanan pasar yang kuat juga tercermin dari dominasi saham-saham yang mengalami koreksi di lantai bursa.

Sebanyak 354 emiten tercatat ditutup di zona merah, sementara 280 saham berhasil menguat, dan 156 lainnya stagnan.

Total nilai transaksi perdagangan saham pada hari tersebut mencapai angka sekitar Rp11,85 triliun.

Aktivitas pasar juga mencatatkan volume perdagangan sebesar 26,91 miliar saham dengan frekuensi sekitar 1,83 juta transaksi.

Kondisi pelemahan serupa juga melanda pasar valuta asing domestik yang menekan posisi nilai tukar rupiah.

Mata uang Garuda harus rela ditutup melemah sebesar 89 poin atau tergerus 0,50 persen.

Posisi rupiah terkoreksi ke level Rp17.847 per dolar Amerika Serikat dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.758 per dolar Amerika Serikat.

Gelombang tekanan ekonomi ini berjalan beriringan dengan pergantian pimpinan di kementerian keuangan Indonesia.

Pelantikan Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan yang baru telah dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026.

Suahasil resmi menduduki kursi jabatan strategis tersebut untuk menggantikan pejabat pendahulunya, Purbaya Yudhi Sadewa.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut dilangsungkan secara khidmat di kompleks Istana Merdeka, Jakarta.

Seusai pelantikan resmi di Istana Merdeka, Suahasil menyampaikan pandangannya mengenai amanah baru yang diembannya.

Ia menegaskan bahwa posisi menteri yang dipercayakan kepadanya merupakan bentuk mandat langsung dari kepala negara.

Berikut adalah transkrip pernyataan lengkap yang disampaikan oleh Suahasil Nazara usai menjalani pelantikan kenegaraan tersebut.

"Tentu ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden dan dari negara Republik Indonesia kepada saya, dan saya menyampaikan terima kasih untuk kepercayaan tersebut. Dan semoga juga bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden," kata Suahasil usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta.

Menariknya, birokrat senior tersebut mengaku sama sekali tidak menduga penunjukan dirinya sebagai pengelola keuangan negara.

Ia baru menerima kabar mengenai penugasan barunya tersebut pada hari Senin pagi sebelum acara pelantikan.

Pihak istana kemudian langsung memintanya untuk bersiap mengikuti seluruh rangkaian prosesi pelantikan pada sore harinya.

"Saya disampaikan tadi pagi dan untuk bersiap untuk pelantikan pada sore hari ini," ujarnya memberikan keterangan kepada awak media.

Rotasi kepemimpinan mendadak ini langsung menempatkan Suahasil pada pucuk pimpinan kementerian yang sebelumnya dikomandoi Purbaya.

Meskipun demikian, Suahasil mengakui bahwa dirinya belum sempat melakukan komunikasi langsung dengan pejabat sebelumnya.

Ia mengonfirmasi bahwa tidak ada kontak atau pertemuan formal yang terjadi setelah penunjukannya diumumkan secara resmi.

“Enggak ada. Hari ini enggak ada," pungkasnya saat menjawab pertanyaan wartawan terkait komunikasi dengan Purbaya(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung