Berita, Nasional

Rifzikka Atmadiningrat Peringatkan Bahaya Ledakan Jika Pemerintah Paksakan Konversi LPG ke CNG Tanpa Prosedur Aman

Repelita.net

03 July 2026 01:53 WIB • 820 view

Rifzikka Atmadiningrat Peringatkan Bahaya Ledakan Jika Pemerintah Paksakan Konversi LPG ke CNG Tanpa Prosedur Aman
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Seniman Rifzikka Atmadiningrat memberikan peringatan keras kepada publik terkait wacana pemerintah untuk mengonversi penggunaan LPG ke CNG.

Melalui unggahan di media sosial pada 30 Juni 2026, ia menyoroti perbedaan teknis yang krusial antara kedua jenis bahan bakar tersebut yang dinilai sangat berbahaya jika dipaksakan.

ADVERTISEMENT

"YUK BELAJAR ANTARA LPG DAN CNG | Tabung LPG 3 kg memiliki tekanan lebih rendah, tetapi gasnya lebih mudah mengendap di lantai jika bocor karena lebih berat dari udara," tulisnya dalam unggahan di akun https://www.facebook.com/rifzikka.atmadiningrat.

Rifzikka memaparkan perbedaan karakteristik teknis bahwa CNG memiliki tekanan jauh lebih tinggi sehingga membutuhkan tabung dengan kekuatan khusus.

"Tabung CNG bertekanan sangat tinggi sehingga tabungnya dibuat jauh lebih kuat. Jika terjadi kebocoran, gas metana lebih ringan dari udara sehingga cenderung naik dan menyebar ke atas," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kedua jenis bahan bakar tersebut tidak bisa saling menggantikan karena adanya perbedaan fundamental pada perangkat pendukung.

"Kompor LPG tidak dirancang untuk menggunakan CNG. Regulator, tekanan kerja, dan ukuran noozle berbeda," tegasnya.

Menurut Rifzikka, penggunaan perangkat yang tidak sesuai dapat memicu risiko ledakan yang mengancam keselamatan nyawa masyarakat luas.

"Menghubungkan tabung CNG ke kompor LPG sangat berbahaya karena tekanan CNG bisa 20–30 kali lebih tinggi daripada tekanan yang digunakan kompor LPG," tambahnya.

Ia mengingatkan trauma masa lalu saat konversi minyak tanah ke LPG yang menimbulkan banyak korban akibat ledakan kompor gas.

"Ingat, ketika konversi minyak tanah ke gas LPG banyak korban karena kompor gas meledak. Kalau benar pemerintah mengkonversi gas LPG ke CNG jangan pakai kalau kita tidak yakin benar. Nyawa anda hilang satu orang sama saja hilangnya satu generasi," pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung