Berita, Peristiwa

Resmikan Jet Tempur Rafale Baru, Presiden Prabowo Perkuat Alutsista TNI Demi Tangkal Ancaman Geopolitik Global

Repelita.net

18 May 2026 14:49 WIB • 1,487 view

Resmikan Jet Tempur Rafale Baru, Presiden Prabowo Perkuat Alutsista TNI Demi Tangkal Ancaman Geopolitik Global
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Langkah strategis dalam memperkokoh kedaulatan wilayah kedaulatan NKRI terus dipacu oleh jajaran eksekutif melalui komitmen peningkatan kekuatan militer secara berkelanjutan di seluruh sektor penegakan hukum matra darat, perairan, hingga wilayah yurisdiksi dirgantara.

Kebijakan strategis tersebut ditegaskan secara langsung oleh Kepala Negara saat menghadiri agenda seremonial serah terima paket persenjataan taktis mutakhir berskala internasional kepada jajaran petinggi korps militer nasional yang diselenggarakan di kawasan pangkalan udara militer Halim Perdanakusuma pada Senin, 18 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam pidato resminya di hadapan para perwira tinggi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arah kebijakan strategis pertahanan nasional ke depan, "Dalam waktu yang akan datang kita akan terus bangun kekuatan kita. Kita akan amankan wilayah udara, laut, dan daratan kita," demi menjamin keutuhan negara.

Gejolak politik antarnegara di level global yang kian tidak menentu menjadi landasan fundamental bagi pemerintah untuk menempatkan sektor ketahanan nasional sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas makro serta martabat kedaulatan bangsa dari potensi ancaman luar.

Penambahan armada tempur canggih generasi terbaru pada hari ini dinilai sebagai langkah krusial dalam memperbarui struktur kekuatan penangkal militer domestik, "Ini hanya salah satu tonggak penambahan kekuatan, kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita. Sebagai penangkal ya, sebagai detterent, kita enggak punya kepentingan selain jaga wilayah kita sendiri," tegas Presiden Prabowo Subianto.

Otoritas tertinggi menegaskan bahwa kepemilikan modal alutsista modern berskala masif ini sama sekali tidak merefleksikan adanya tendensi politik ofensif maupun ambisi invasi terhadap yurisdiksi kedaulatan negara tetangga di kawasan regional, "Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri. Kita lihat kondisi dunia geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas," imbuhnya memaparkan visi perdamaian.

Adapun rincian material pertahanan strategis yang resmi dioperasikan meliputi enam unit pesawat tempur jenis Rafale besutan industri dirgantara Prancis, satu unit pesawat angkut berat multifungsi, empat unit armada penerbangan eksekutif taktis, serta kelengkapan radar pemantau udara jarak jauh beserta paket rudal interseptor modern.

Prosesi peresmian operasional alutsista tersebut disimbolisasikan melalui tradisi penyiraman air suci pada bagian moncong jet tempur utama yang dilanjutkan dengan penyerahan berkas kendali teknis secara simbolis kepada pimpinan tertinggi matra udara.

Agenda peninjauan fisik kesiapan unit tempur baru tersebut turut didampingi oleh menteri pertahanan beserta jajaran kepala staf angkatan dan perwakilan korporasi aviasi internasional sebelum ditutup dengan sesi dokumentasi bersama jajaran menteri kabinet kerja.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung