Berita, Nasional

Publik Bakal Yakini Tudingan Amien Rais Jika Seskab Teddy Terus Memilih Bungkam.

Repelita.net

08 May 2026 21:05 WIB • 819 view

Publik Bakal Yakini Tudingan Amien Rais Jika Seskab Teddy Terus Memilih Bungkam.
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sikap bungkam yang ditunjukkan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terhadap kritikan tajam dari tokoh senior Amien Rais kini mulai memicu berbagai persepsi liar di tengah masyarakat luas.

Aktivis Islam Ahmad Khozinudin menilai bahwa ketidakhadiran bantahan langsung dari pihak yang bersangkutan dapat ditafsirkan sebagai bentuk pembenaran secara tidak langsung atas segala tuduhan yang telah dilontarkan.

ADVERTISEMENT

"Sepanjang Teddy diam, maka itu dipahami sebagai pembenaran dan publik bisa meyakini kritikan Amien Rais," kata Khozinudin saat memberikan keterangan resminya kepada publik pada Kamis 7 Mei 2026.

Gelombang polemik ini bermula sejak video bertajuk JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL diunggah melalui kanal YouTube Amien Rais Official pada Kamis 30 April 2026 yang hingga kini belum mendapatkan klarifikasi personal dari Teddy.

Meskipun upaya pembelaan telah disuarakan oleh sejumlah pejabat tinggi negara seperti Muhammad Qodari hingga Menteri Komdigi Meutya Hafid, namun absennya suara Teddy tetap menjadi sorotan utama bagi para pengamat politik.

Keterlibatan Kepala KSP Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dalam memberikan tanggapan dianggap belum cukup kuat untuk meredam spekulasi selama sosok sentral yang dituding masih enggan berbicara ke publik.

"Sementara Seskab Teddy masih bungkam," kata Khozinudin yang menyayangkan minimnya transparansi informasi langsung dari lingkaran dalam istana terkait isu sensitif yang menyeret nama sekretaris kabinet tersebut.

Di sisi lain, pihak Badan Komunikasi Pemerintah melalui Muhammad Qodari telah melontarkan pernyataan tegas yang menyebutkan bahwa narasi yang dibangun oleh Amien Rais merupakan sebuah informasi yang tidak berdasar atau hoaks.

Qodari berargumen bahwa kegaduhan ini muncul akibat adanya kesalahan dalam menafsirkan konten video di media sosial yang kemudian diputarbalikkan menjadi sebuah skandal yang menyerang integritas individu di pemerintahan.

Masyarakat kini terus menantikan apakah Teddy Indra Wijaya akan segera memberikan pernyataan resmi untuk mematahkan opini publik yang semakin berkembang akibat keterlambatan respons dalam menghadapi serangan kritik politik tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung