Repelita Jakarta - Ketegangan memuncak dalam sebuah debat publik saat Roy Suryo yang merupakan pakar telematika sekaligus tersangka kasus dokumen pendidikan menunjukkan sikap konfrontatif terhadap Rismon Sianipar.
Dalam sebuah tayangan program televisi pada Selasa 5 Mei 2026 mantan Menkominfo tersebut secara terbuka memamerkan beberapa amplop yang diklaim berisi dana hasil komisi komersial dari pakar digital forensik tersebut.
ADVERTISEMENT
Dana tersebut kabarnya bersumber dari keuntungan transaksi buku bertajuk Gibran End Game di mana Roy Suryo menantang kehadiran Rismon yang terpantau absen dalam diskusi panas mengenai keaslian ijazah tersebut.
"Makanya ini kita tunggu, Mon. Mana? Tampil dong di Zoom, enggak berani datang. Kalau tampil saya mau tunjukin, nih uang dari kamu masih ada semua nih," ujar Roy pada Selasa 5 Mei 2026.
Sambil menunjukkan gestur emosional di depan kamera ia langsung menghempaskan amplop-amplop tersebut untuk membuktikan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menyentuh atau mempergunakan dana pemberian tersebut.
Roy Suryo memberikan penegasan bahwa integritas dirinya tetap terjaga dengan tidak menggunakan sepeser pun uang yang disebut-sebut berasal dari hasil penjualan karya tulis yang sempat melibatkan namanya itu.
"Nih, masih utuh. Enggak pernah saya buka. Ini uang yang katanya dari (jualan buku) iya. Ini saya buktikan, masih utuh," kata dia dengan nada bicara yang meninggi di hadapan para narasumber lainnya.
Ia menyatakan secara eksplisit di hadapan pemirsa nasional bahwa dirinya menolak mentah-mentah untuk mengonsumsi atau memanfaatkan kapital yang diperoleh melalui kerja sama tersebut demi menjaga martabatnya.
Mantan politisi tersebut kembali meyakinkan publik bahwa kondisi bungkusan uang tersebut tetap tersegel rapat dan tidak pernah berubah sejak pertama kali diterima dari pihak Rismon Sianipar secara langsung.
"Saya enggak mau makan uangmu, masih utuh tuh," katanya memberikan pernyataan penutup yang menohok sebagai simbol pemutusan hubungan profesional dengan kolega ahli forensiknya tersebut.
Aksi lempar uang ini menjadi babak baru dalam perseteruan dua ahli teknologi tersebut yang kini berada pada posisi berseberangan dalam menanggapi isu dokumen akademik pemimpin nasional Indonesia.
Publik kini menantikan respons balasan dari pihak Rismon Sianipar terkait tindakan pengembalian uang secara simbolis yang dilakukan oleh Roy Suryo di tengah proses hukum yang masih membelitnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok