Repelita Paris - Nicolas Sébastien Anelka dikenal luas sebagai salah satu penyerang paling fenomenal dalam sejarah sepak bola modern asal Prancis yang memiliki catatan perjalanan karier yang sangat dinamis dan mengesankan.
Lahir di Le Chesnay pada 14 Maret 1979, ia memulai langkah profesionalnya bersama Paris Saint-Germain sebelum akhirnya menarik perhatian manajer Arsenal, Arsene Wenger, untuk membawanya ke kompetisi Liga Inggris yang sangat kompetitif.
ADVERTISEMENT
Prestasinya bersama Arsenal mencapai puncak saat ia berhasil mengantarkan klub tersebut meraih gelar ganda Premier League dan Piala FA yang sekaligus membuatnya dinobatkan sebagai pemain muda terbaik pada musim tersebut.
Ketajaman luar biasa di depan gawang lawan membuatnya dipinang oleh Real Madrid dengan nilai transfer yang sangat tinggi pada tahun 1999 dan ia sukses mempersembahkan trofi Liga Champions bagi publik Santiago Bernabeu.
Momen paling bersejarah dalam kehidupan pribadinya terjadi pada tahun 2004 ketika ia secara resmi memutuskan untuk memeluk agama Islam saat sedang berada di Uni Emirat Arab dan kemudian menggunakan nama Abdul-Salam Bilal.
Keputusan spiritual ini ia ambil setelah melakukan pencarian mendalam mengenai makna kehidupan yang pada akhirnya memberikan ketenangan batin luar biasa di tengah gemerlapnya dunia sepak bola profesional yang penuh dengan tekanan tinggi.
"Saya merasa dekat dengan Tuhan dan itu membuat hidup saya lebih cerah," ungkap Anelka saat menjelaskan alasannya memilih Islam sebagai panduan hidup yang memberikan kejelasan logika serta kedamaian dalam setiap langkah yang ia ambil.
Setelah berkelana ke berbagai klub besar seperti Liverpool dan Manchester City, ia kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya bersama Chelsea dan sukses menyabet gelar sepatu emas sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris.
Meskipun sukses di level klub, perjalanan internasionalnya bersama tim nasional Prancis yang sempat berbuah trofi Euro 2000 harus berakhir secara dramatis akibat perselisihan yang terjadi di tengah ajang Piala Dunia 2010 silam.
Sebelum resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai pemain profesional, penyerang yang dijuluki sebagai pengembara ini sempat mencicipi atmosfer kompetisi di Liga China serta menyelesaikan babak terakhir kariernya di India bersama Mumbai City.
Kini ia terus menjalani kehidupannya dengan memegang teguh nilai-nilai keagamaan yang telah ia pilih serta sering kali memberikan pengaruh positif bagi perkembangan sepak bola melalui berbagai peran manajerial dan kepelatihan teknis.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok