Repelita [Jakarta] - Seorang wanita berinisial YTR (29) akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah menjadi korban penyekapan serta penganiayaan oleh kekasihnya selama tiga tahun.
Korban saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan cedera berat di area wajah, kepala, hingga tangan akibat tindak kekerasan yang diterimanya.
ADVERTISEMENT
Keluarga sempat tidak mengenali korban saat pertama kali ditemukan karena fisik YTR yang mengalami perubahan drastis akibat trauma berat yang menimpanya sejak 2023.
Adik kandung korban, Syahrul Ulum, mengungkapkan bahwa permintaan maaf menjadi kata pertama yang diucapkan sang kakak saat kembali bertemu dengan orang tua mereka.
“Kalimat pertama yang keluar itu, dia bilang minta maaf,” ujar Syahrul.
Selain luka fisik yang parah, YTR kini menderita kebutaan akibat rangkaian penganiayaan kejam yang dilakukan pelaku berinisial TH (30) selama masa penyekapan.
Meski dalam kondisi tidak berdaya, YTR menyimpan harapan besar untuk bisa sembuh dan beraktivitas kembali seperti sedia kala.
“Dia juga bilang pengen bisa bisa melihat lagi,” tutur Syahrul.
Korban bahkan telah merancang rencana sederhana untuk masa depannya jika kondisinya membaik, yakni dengan membuka usaha warung sembako.
“Dia bilang nanti kalau ada rezeki pengen membuka warung sembako, pengen dagang,” ucap Syahrul.
Kasus ini bermula dari perkenalan keduanya di sebuah konser musik pada tahun 2023, di mana pelaku sempat diperkenalkan kepada pihak keluarga sebelum akhirnya menghilang.
Selama tiga tahun, YTR diduga kerap dipindahkan oleh pelaku ke berbagai lokasi guna menghindari pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga.
Selain mengalami kekerasan fisik, korban juga menderita kerugian materi mencapai Rp 52 juta karena hartanya dikuras habis oleh sang pelaku.
Kepolisian saat ini tengah memburu TH yang dilaporkan atas dugaan penganiayaan berat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok