Repelita [Jakarta] - Kecaman tajam dilayangkan oleh Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat Agus Kossay terhadap jajaran pejabat serta pemangku kebijakan di enam provinsi se-Tanah Papua.
Para pimpinan daerah dianggap acuh tak acuh terhadap beragam krisis kemanusiaan yang tengah menghimpit warga lokal saat ini.
ADVERTISEMENT
Pernyataan keras tersebut diutarakan Agus Kossay kala memimpin unjuk rasa ribuan pendukung KNPB se-Wilayah Adat Lapago di halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan, Wamena, Sabtu (15/8/2026).
"Aspirasi rakyat Papua perlu didengar dan menjadi perhatian bersama agar persoalan yang ada dapat diselesaikan secara damai dan bermartabat," tegas Agus Kossay di hadapan massa aksi.
Ia menilai pemerintah daerah serta lembaga perwakilan masyarakat semestinya memberikan langkah nyata guna menanggulangi dampak pertikaian bersenjata.
Solusi mendasar bagi masa depan Papua menurutnya hanya dapat diraih lewat jalur musyawarah yang terbuka serta dialog menyeluruh.
Unjuk rasa yang membentang lebih dari tiga jam tersebut mulai bergulir sejak pukul sebelas siang waktu setempat.
Selain menyoroti krisis kemanusiaan dan peringatan New York Agreement 15 Agustus 1962, rombongan massa turut mendesak penghentian Program Strategis Nasional di Tanah Papua.
Tuntutan lain yang disuarakan mencakup penarikan pasukan militer non-organik serta penyaluran bantuan darurat bagi para warga yang terpaksa mengungsi akibat konflik.
Jalannya demonstrasi mendapat pengawalan langsung dari Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara.
Seluruh rangkaian mimbar bebas hingga penyampaian orasi politik berlangsung secara tertib sampai rombongan membubarkan diri sekitar pukul setengah tiga sore.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan berkas tuntutan tertulis dari pihak KNPB kepada perwakilan Nieuw-Guinea Raad wilayah Lapago.
Dokumen aspirasi itu selanjutnya diserahkan serta diterima secara resmi oleh Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere.
Kerja sama pengamanan antara aparat serta panitia lapangan berhasil menjaga seluruh rangkaian acara di pusat Kota Wamena berjalan kondusif. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok