Berita, Sport

Kerusuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Usai Persipura Gagal Promosi, Puluhan Kendaraan Dibakar

Repelita.net

09 May 2026 22:17 WIB • 874 view

Kerusuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Usai Persipura Gagal Promosi, Puluhan Kendaraan Dibakar
Foto: Istimewa

Repelita Jayapura - Kericuhan hebat melanda kawasan Stadion Lukas Enembe di Kabupaten Jayapura menyusul kekalahan tragis Persipura Jayapura dari Adhyaksa FC dalam laga penentuan promosi pada Jumat (8/5/2026) malam.

Pihak kepolisian melalui jajaran Inafis Polda Papua bersama Reskrim Polres Jayapura kini tengah sibuk melakukan pendataan atas kerusakan masif yang dipicu oleh amuk massa di area olahraga tersebut.

ADVERTISEMENT

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito memberikan keterangan resminya terkait pemicu awal insiden berdarah tersebut pada Sabtu (9/5/2026) dengan menyatakan, "Untuk memastikan penyebab kerusuhan hingga kini masih didalami namun penyebab awal diduga akibat kekecewaan setelah tim kebanggaan masyarakat di Tanah Papua Persipura kalah 0-1 dari Adyaksa FC."

Berdasarkan identifikasi lapangan, tercatat sebanyak 64 unit kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat dilaporkan hangus dibakar, hancur dirusak, bahkan raib dalam kekacauan tersebut.

Dampak anarkisme suporter ini juga mengakibatkan belasan orang mengalami luka fisik serius, di mana mayoritas korban merupakan personel kepolisian yang tengah bertugas mengamankan jalannya pertandingan.

Salah satu perwira polri saat ini masih harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat cedera parah yang dideritanya saat mencoba meredam kemarahan para pendukung fanatik tim Mutiara Hitam.

Mengenai kondisi personel tersebut, Kombes Cahyo menjelaskan, "Satu anggota Polri seorang anggota yakni Ipda Arjuna yang bertugas di Polres Jayapura saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara akibat luka yang dialaminya."

Hingga berita ini diturunkan, besaran kerugian materiil akibat rusaknya berbagai fasilitas pendukung di stadion termegah di Papua tersebut masih dalam proses penghitungan oleh pihak berwenang.

Terkait kelanjutan investigasi kerugian, Kabid Humas Polda Papua kembali menegaskan, "Pendataan masih berlanjut untuk memastikan berapa besar kerugian akibat kerusakan tersebut," guna memberikan laporan lengkap kepada publik.

Kekecewaan mendalam suporter dipicu oleh kegagalan Persipura mengamankan tiket menuju BRI Super League musim depan, yang memicu aksi pembakaran di area luar stadion hingga pelemparan berbagai benda tumpul.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan rasa prihatinnya atas insiden yang mencoreng citra sepak bola nasional di mata internasional, terlebih Indonesia saat ini tengah berada dalam pantauan ketat FIFA.

Melalui pernyataan resminya, Yunus Nusi menyayangkan perilaku anarkis tersebut dengan berujar, “PSSI sangat menyayangkan kericuhan yang terjadi di Jayapura dan tentu kami prihatin dengan kejadian ini. Kami tahu masyarakat dan suporter Persipura sangat cinta sepak bola dan pastinya ingin menjaga ketertiban serta keamanan Stadion Lukas Enembe.”

Pihak federasi mengingatkan bahwa esensi dari sebuah kompetisi olahraga adalah kesiapan mental untuk menerima segala hasil akhir, baik itu kemenangan, kekalahan, maupun kedudukan imbang di lapangan hijau.

Pesan kedewasaan bagi para suporter disampaikan Yunus dengan penekanan pada keamanan, “Pertandingan itu pasti ada kalah, menang, atau seri. Tidak mungkin tidak. Kalau kita ingin sepak bola Indonesia maju dan menjadi tontonan menarik, maka ketertiban dan keamanan di stadion harus dijaga bersama.”

Ia berharap kejadian kelam di Jayapura ini menjadi pelajaran terakhir bagi seluruh elemen pendukung klub di tanah air agar senantiasa mendahulukan keamanan serta martabat klub di atas ego kelompok.

Yunus mengakhiri imbauannya dengan meminta para suporter untuk saling menjaga keamanan demi kebaikan bersama, “Suporter harus menjadi andalan klub kesayangannya masing-masing. Saling mengingatkan bahwa keamanan itu sangat penting. Jika terjadi kericuhan, semua pihak rugi dan tidak ada yang diuntungkan.”(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung