Berita, Nasional

Keluhkan Akses Dokumen Perkara Dibatasi, Dokter Tifa Curigai Ada yang Disembunyikan dalam Sidang Ijazah Jokowi

Repelita.net

02 July 2026 20:57 WIB • 642 view

Keluhkan Akses Dokumen Perkara Dibatasi, Dokter Tifa Curigai Ada yang Disembunyikan dalam Sidang Ijazah Jokowi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Suasana di luar ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur masih terasa tegang usai agenda persidangan kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, Kamis (2/7/2026). Usai memberikan keterangan, Dokter Tifa menjadi sorotan utama di tengah kepadatan media awak dan simpatisan yang memadati area koridor pengadilan.

Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Refly Harun, Dokter Tifa melontarkan kritik keras terkait proses administrasi perkara. Ia secara spesifik menyoroti ketidaklengkapan dokumen yang diterima sebagai bagian dari materi pembelaan.

ADVERTISEMENT

“Kami tadi sempat menyatakan keberatan karena ketentuan dari lama dan sebagainya… tetapi kenyataannya tidak mau memberikan secara lengkap.”

Ia kembali menegaskan bahwa kendala akses informasi ini menghambat tim hukumnya dalam menyusun strategi yang komprehensif. Baginya, transparansi dalam penyerahan berkas merupakan elemen krusial yang seharusnya dipenuhi selama proses konferensi berlangsung.

“Kami tidak diberikan akses secara lengkap, tidak diberikan dukungan secara lengkap,” tegasnya.

Dokter Tifa pun menyaring motif di balik kebijakan menangkap akses dokumen yang ia alami selama menjalani proses hukum ini. Ia merasa ada sesuatu yang janggal karena materi perkara yang ia perlukan tidak diberikan secara transparan kepada pihak penjahat.

“Ada apa ini kok disembunyikan?”

Dinamika di dalam ruang sidang memang memperlihatkan adanya perbedaan penafsiran antara kedua belah pihak terkait prosedur administrasi. Hal ini memicu tarik-menarik pandangan mengenai kelengkapan berkas yang menjadi hak pihak pengacara dalam mengajukan gugatan di pengadilan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung