Berita, Peristiwa

Kebakaran Tanjung Barat Tewaskan Anggota IV BPK Haerul Saleh Saat Renovasi Rumah

Repelita.net

08 May 2026 13:33 WIB • 843 view

Kebakaran Tanjung Barat Tewaskan Anggota IV BPK Haerul Saleh Saat Renovasi Rumah
Foto: Istimewa

Tragedi Kebakaran Tanjung Barat Renggut Nyawa Anggota IV BPK Haerul Saleh Saat Pantau Renovasi Rumah

Repelita Jakarta - Peristiwa tragis menimpa salah satu pimpinan tinggi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, Haerul Saleh, yang dilaporkan meninggal dunia setelah kediamannya di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah pada Jumat pagi.

ADVERTISEMENT

Berita duka mengenai berpulangnya Anggota IV BPK tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang segera bertolak menuju rumah sakit sesaat setelah menerima informasi mengenai musibah kebakaran hebat tersebut.

Dalam suasana penuh duka yang menyelimuti lingkungan pejabat negara di Jakarta, Mentan Amran menyampaikan pernyataan resminya, "Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh."

Sosok Menteri Pertanian tersebut terpantau hadir di RSUD Pasar Minggu sebagai salah satu pejabat pemerintahan pertama yang melayat sekaligus memberikan penghormatan terakhir dengan mengantarkan jenazah almarhum menuju kendaraan ambulans jenazah.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari asisten rumah tangga di lokasi kejadian, musibah kebakaran tersebut berlangsung sangat cepat ketika almarhum sedang memantau proses renovasi rumahnya sebelum akhirnya terjebak kepulan asap hitam yang sangat pekat.

Amran Sulaiman mengenang almarhum sebagai figur yang memiliki kepribadian sangat bersahaja namun tetap berpegang teguh pada dedikasi tinggi terhadap tugas negara yang telah diembannya selama ini di lembaga audit tertinggi negara tersebut.

Melalui ungkapan bela sungkawa yang sangat mendalam, Mentan Amran menyebutkan, "Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik."

Almarhum dipandang sebagai pejabat yang selalu memprioritaskan etika profesionalisme dalam setiap pengabdiannya, sehingga kepergiannya yang mendadak ini dianggap sebagai kehilangan yang sangat dirasakan oleh seluruh jajaran birokrasi di tanah air.

Amran menambahkan dengan nada haru mengenai integritas sosok almarhum, "Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia."

Menutup rangkaian prosesi pelepasan jenazah, Menteri Pertanian turut memanjatkan doa agar almarhum diberikan kemuliaan di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi cobaan berat di pagi hari ini.

"Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan," pungkas Mentan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sahabatnya tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung