Berita, Nasional

Jhon Sitorus Sentil Dokter Ayu Bopha Terkait Tudingan Aksi Demo Mahasiswa Bertujuan Menjarah di Bundaran HI

Repelita.net

31 October 2026 00:03 WIB • 135 view

Jhon Sitorus Sentil Dokter Ayu Bopha Terkait Tudingan Aksi Demo Mahasiswa Bertujuan Menjarah di Bundaran HI
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyesalkan komentar Dokter Ayu Bopha Devi Meder yang menuding aksi demonstrasi Fatimah Azzahra dkk di kawasan Bundaran Hotel Indonesia bertujuan melakukan penjarahan.

ADVERTISEMENT

Ia menyayangkan tuduhan tendensius tersebut karena terkesan tidak memiliki dasar yuridis serta berpotensi membangun persepsi negatif terhadap kemurnian pergerakan mahasiswa.

Melalui konfirmasi berkala pada hari Jumat, 30 Oktober 2026, Jhon Sitorus menegaskan bahwa aktivitas penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak murni warga negara yang dilindungi oleh konstitusi.

"Sangat keterlaluan jika sampai menuding Fatimah Azzahra dkk mau menjarah di Bundarah HI," sebut Jhon Sitorus mengecam narasi yang diarahkan kepada para aktivis mahasiswa.

Ia mengingatkan bahwa latar belakang profesinya sebagai seorang praktisi medis semestinya menjadi alasan bagi Ayu untuk lebih bijak serta berhati-hati dalam mengemukakan pendapat di ruang publik.

"Tudingan itu sangat jahat, Tidak berdasar dan tendesius. Apalagi sebagai seorang dokter, seharusnya berkomentar yang lebih bijak dan tidak mengundang provokasi," tutur Jhon Sitorus.

Dirinya mempertegas bahwa aktivitas unjuk rasa aliansi mahasiswa tidak semestinya langsung dikaitkan dengan tindakan kriminal murni tanpa adanya kelengkapan bukti hukum yang sah.

"Mahasiswa hanya menyampaikan aspirasi, bukan menjarah," tambahnya secara blak-blakan guna meluruskan kesalahpahaman yang beredar luas di tengah khalayak.

Jhon Sitorus juga melayangkan sindiran menohok kepada pihak-pihak tertentu yang dinilai sengaja mendiskreditkan gerakan pemuda demi mengamankan kepentingan birokrasi elit penguasa.

"Jangan sampai karena menjilat penguasa, aksi demonstrasi yang dijamin oleh konstitusi dituding sebagai tindakan kejahatan," imbuh Jhon Sitorus memberikan nota peringatan.

Kontroversi ini bermula dari unggahan utas pribadi Ayu pada platform Threads yang menyamakan rencana demo BEM UI dengan kerusuhan penjarahan di Prancis lantaran posisinya berdekatan dengan pusat perbelanjaan Grand Indonesia serta Plaza Indonesia.

"Paham kan kenapa BEM UI ngotot demonya di HI? Karena dekat PI dan GI. Kan tujuan mereka bikin Indonesia kayak Perancis aka mau menjarah,” tulis Ayu yang tangkapan layarnya disebarkan kembali oleh akun X @foolinsights.

Buntut dari viralnya cuitan provokatif tersebut, pihak manajemen Klinik First Care di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan mitra profesional dengan dokter yang bersangkutan.

Langkah pemecatan tegas itu dipublikasikan secara terbuka melalui rilis pemberitahuan tertulis pada akun Instagram resmi klinik yakni @firstcarepolim pada hari Jumat malam.

“Kami menyampaikan bahwa First Care telah mengakhiri hubungan kerja sama mitra profesional dengan dokter yang bersangkutan. Dengan demikian dr Ayu Bopha Devi tidak lagi menjalankan praktik, menjalin kerja sama, maupun memiliki afiliasi profesional dengan First Care,” tulis manajemen (*)

Editor: 91224 R-ID Elok








TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung