Berita, Nasional

Idrus Sambo Bela Pernyataan Amien Rais Soal Teddy Sebut Hanya Penilaian Perilaku dan Siap Tanggung Risiko

Repelita.net

09 May 2026 22:36 WIB • 689 view

Idrus Sambo Bela Pernyataan Amien Rais Soal Teddy Sebut Hanya Penilaian Perilaku dan Siap Tanggung Risiko
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tokoh senior Partai Ummat Idrus Sambo memberikan pembelaan terkait pernyataan frontal Amien Rais yang menyasar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk penilaian perilaku.

Idrus berargumen bahwa pandangan yang disampaikan oleh mantan Ketua MPR tersebut bukan merupakan sebuah tuduhan kriminal atau fitnah, melainkan sebuah analisis terhadap kecenderungan personal yang tampak di ruang publik.

ADVERTISEMENT

Dalam forum diskusi Obor Rakyat Reborn di kawasan Cikini pada Sabtu, 9 Mei 2026, Idrus menjelaskan perbedaan terminologi tersebut dalam koridor hukum agama Islam guna memberikan klarifikasi atas polemik yang berkembang.

Terkait batasan tuduhan dalam perspektif religi, Idrus memaparkan pandangannya dengan menyatakan, “Saya yakin betul. Bisa dibuktikan. Dalam bahasa agama namanya liwath itu kalau kita menuduh orang, kamu liwath, itu harus bawa 4 orang saksi yang melihat betul, nah itu baru betul kalimat itu. Jadi ini hal yang berbeda.”

Idrus meyakini bahwa publik sebenarnya memiliki pengamatan yang serupa, namun Amien Rais menjadi figur yang berani mendobrak kebuntuan informasi dengan menyampaikannya secara terbuka kepada khalayak luas.

Ia mengklaim adanya dukungan tersirat dari masyarakat atas keberanian tersebut dengan berujar, “Sebagian besar kita sudah tahu, cuma enggak berani ngomong. Makanya ketika Pak Amien ngomong, banyak yang kemudian menyambut.”

Langkah berisiko yang diambil oleh Amien Rais ini diklaim semata-mata sebagai upaya untuk memberikan sinyal kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera melakukan pembenahan di jajaran internal birokrasi istana.

Pihak Partai Ummat mendesak agar kepala negara tidak hanya menerima laporan yang bersifat formalitas semata, melainkan harus membuka mata terhadap realitas yang terjadi di sekelilingnya tanpa adanya penyaringan informasi.

Kritik terhadap budaya pelaporan di lingkungan kekuasaan disampaikan Idrus dengan lugas, “Prabowo harus mau mendengar suara rakyat yang selama ini banyak tersumbat, gak sampai, disortir gitu loh, ABS (Asal Bapak Senang) aja ini.”

Meski pernyataan tersebut memicu pro dan kontra yang sangat tajam, Amien Rais ditegaskan tetap pada posisinya dan tidak akan menarik kembali ucapan yang telah dilemparkannya ke ruang publik.

Idrus memastikan bahwa pimpinan partainya tersebut telah memperhitungkan segala dampak yang mungkin timbul akibat pernyataannya yang kontroversial tersebut di mata hukum negara maupun ketentuan religi.

Penegasan mengenai kesiapan menghadapi risiko tersebut disampaikan Idrus dengan menyatakan, “Pak Amien siap menanggung risiko atas apa yang diucapkan, baik secara hukum atau juga termasuk dari sisi agama.”(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung