Repelita Jakarta - Perbincangan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali ramai di media sosial setelah akun X @bachrum_achmadi menyampaikan kritik pada 15 Sep 2026.
Unggahan tersebut dibuat pada pukul 11.38 AM dan menanggapi persoalan keracunan yang disebut melibatkan sejumlah anak sekolah dalam kaitannya dengan makanan MBG.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, @bachrum_achmadi mempertanyakan alasan yang disampaikan pihak tertentu terkait ramainya pemberitaan mengenai kasus tersebut.
“Dasar katrok, sdh jls n fakta byk anak2 sekolah keracunan msh ngeles byk alasan. Ya jls diramein dong anak2 pd keracunan moso didiemin. Coba anak klen para pejabat beri makanan MBG yg beracun itu, gmn mau! Pejabat koq asal bacot! 🤦♂️🤦♂️🤦♂️”
Unggahan itu kemudian mendapat berbagai respons dari pengguna X yang ikut membahas pelaksanaan MBG dan persoalan makanan yang dikaitkan dengan kasus keracunan tersebut.
Akun @melon81340756 memberikan komentar yang menyinggung pihak yang sebelumnya menyerukan agar masyarakat mengonsumsi MBG setiap hari.
“Yg pidato suruh makan MBG tiap hari suruh habisin”
Tanggapan lain disampaikan akun @risomas_topbgt yang menggunakan istilah bernada keras dalam merespons persoalan tersebut.
“BOLEH BILANG BAJINGAN kan ya ?”
Sementara itu, akun @KenapeAje mengaitkan pembahasan tersebut dengan dugaan sabotase dan situasi politik yang menurutnya dapat berlanjut hingga momentum pemilu.
“selama masih ada SABOTAGE ya rakyat malah tertawaan, ntar saat pemilu jng cengeng ente sangka Kirby Aaliyah kgk dendam kelompok sabotage😀”
Komentar berikutnya datang dari akun @bonde8711 yang menyampaikan pandangan singkat mengenai pihak yang dianggap sedang menghadapi persoalan.
“Orang bersalah menutupi kesalahan dengan kesalahan..”
Akun @ViantAntony kemudian menyarankan agar persoalan tersebut dibawa melalui mekanisme hukum.
“Harus di tuntut di jalur hukum.”
Di tengah percakapan itu, akun @munajat_ade1 membagikan sebuah tautan artikel yang membahas MBG, Rocky Gerung, dan Hardinsyah dalam konteks catatan kritis mengenai program tersebut.
Akun @zaenimat8 juga memberikan komentar bernada sindiran terhadap makanan MBG dalam percakapan yang berkembang di unggahan tersebut.
“Ini orang kalau di buat cincangan MBG, gak ada yg doyan.”
Sementara itu, akun @noriba01 menuliskan komentar yang menggambarkan adanya peringatan keras dari pihak yang disebut sebagai penguasa.
“Sinyal keras dari penguasa, LU JANGAN TANTANG GUA !!!”
Rangkaian komentar tersebut memperlihatkan beragam respons pengguna X terhadap perdebatan mengenai MBG, terutama menyangkut kasus anak sekolah yang disebut mengalami keracunan, respons pejabat, serta tuntutan agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan penanganan.
Percakapan yang berlangsung pada 15 Sep 2026 itu juga menunjukkan adanya komentar yang berbeda, mulai dari kritik terhadap pelaksanaan program, seruan menempuh jalur hukum, hingga pernyataan bernada sindiran dan tudingan yang disampaikan oleh masing-masing pengguna.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Dasar katrok, sdh jls n fakta byk anak2 sekolah keracunan msh ngeles byk alasan. Ya jls diramein dong anak2 pd keracunan moso didiemin.
— SiraitBatakDusun™️ (@bachrum_achmadi) September 15, 2026
Coba anak klen para pejabat beri makanan MBG yg beracun itu, gmn mau! Pejabat koq asal bacot! 🤦♂️🤦♂️🤦♂️ pic.twitter.com/M4gn2lh7jz