Repelita Jakarta - Isu mengenai keributan antara Purbaya dan Rosan Roeslani terkait pengelolaan Danantara kembali menjadi perhatian setelah muncul unggahan di media sosial Threads.
Informasi tersebut dibagikan akun @adayangbarunews sekitar 14 jam sebelum tangkapan unggahan tersebut ditampilkan, dengan menyebut adanya Story WhatsApp dari anak Purbaya Yudo.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahannya, akun @adayangbarunews menulis, “Isu keributan antara Purbaya dan Rosan Roeslani terkait pengelolaan Danantara akhirnya terungkap ke publik melalui postingan Story WA dari anak Purbaya Yudo.”
Unggahan itu juga menyebut kemunculan Story WhatsApp tersebut menjadi perhatian publik karena dinilai memberikan sudut pandang baru mengenai dinamika yang disebut berlangsung sebelum keputusan perombakan kabinet.
“Unggahan tersebut mendadak viral dan memberikan sudut pandang baru mengenai dinamika di balik layar sebelum keputusan perombakan kabinet diambil.”
Postingan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari pengguna Threads yang membahas isu Danantara, kepemimpinan, pengelolaan keuangan negara, hingga dugaan persoalan pajak.
Akun @coremine01 menanggapi isu tersebut dengan komentar, “Biarkan saja itu tiket surga buat masyarat Indonesia lewat jalur pemimpin dzolim”.
Sementara akun @mas.gonur menilai isu yang beredar masih memiliki keterkaitan dengan persoalan pengelolaan sumber daya dan kepentingan tertentu.
“Masuk akal juga ini, definisi MENGUSIK lumbung PANGAN tikus berdasi, pasti nggak disukai 🐭”
Komentar lain disampaikan akun @yetti.yanti.96 yang mengaitkan pembahasan tersebut dengan angka Rp120 triliun serta kewajiban pajak sejumlah perusahaan.
“Klo 120 T itu masuk ke kas negara, kan rakyat ga perlu diperas dgn pajak....belum lagi klo kewajiban pajak dari 40 lebih perusahaan China itu betul2 diawasi dan sesuai aturan, yakin klo negeri ini akan sejahterah rakyatnya....sayangnya negeri ini sekarang dikuasai oleh para bandit koruptor dan mafia pajak”
Akun @yousie_77 juga memberikan tanggapan dengan mempertanyakan arah pengelolaan negara dan menyebut pernyataan di ruang publik tidak selalu mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
“Ternyata penguasanya memang tdk ingin Negara ini sehat dan sejahtera...bicaranya d podium hanya lip service belaka..”
Sementara itu, akun @cmlyya menyoroti respons sebagian masyarakat terhadap isu tersebut melalui komentar singkat, “Tapi heran, kok banyak yg tepuk tangan loh🥲”.
Akun @8secret_anonim8 kemudian mempertanyakan mengenai pengelolaan Danantara dan manfaat yang dirasakan masyarakat dari lembaga tersebut.
“Gw penasaran. Danantara yg dibangga²in prabowo kemana² itu duitnya kemana ya? Dan dinikmati siapa? Soale kok ga klihatan wujudnya & ndak kelihatan manfaatnya?”
Komentar lainnya datang dari akun @arif_y28 yang menyampaikan kekhawatiran mengenai transparansi pengelolaan Danantara.
“DANANTAR akan menjadi Mega Korupsi, karena tidak ada laporan keuangan nya”
Rangkaian komentar tersebut menunjukkan beragam respons pengguna Threads terhadap unggahan mengenai isu Purbaya Yudo, Rosan Roeslani dan pengelolaan Danantara.
Sementara itu, unggahan awal @adayangbarunews hanya menyebut adanya Story WhatsApp dari anak Purbaya Yudo yang dikaitkan dengan isu keributan tersebut, sehingga berbagai tudingan dan kesimpulan yang muncul dalam kolom komentar merupakan pendapat masing-masing pengguna media sosial.
Informasi mengenai isi Story WhatsApp yang menjadi dasar unggahan tersebut juga tidak ditampilkan secara lengkap dalam materi yang tersedia, sehingga konteks lebih jauh mengenai persoalan yang disebut terjadi antara Purbaya dan Rosan masih merujuk pada informasi dalam unggahan serta tanggapan pengguna Threads.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads