Repelita Jakarta - Nama Grace Natalie Louisa kembali mencuat ke permukaan publik setelah ia terseret dalam laporan polisi yang berkaitan dengan penyebaran video potongan ceramah Jusuf Kalla yang dinilai kontroversial.
Politikus perempuan yang dikenal sebagai salah satu pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini memiliki latar belakang karier yang cukup gemilang, mulai dari jurnalis televisi hingga menjadi staf khusus presiden.
ADVERTISEMENT
Lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982, Grace memulai langkah profesionalnya sebagai pembawa acara berita dan jurnalis di sejumlah stasiun televisi nasional bergengsi seperti SCTV, ANTV, dan tvOne.
Di tvOne, ia dikenal luas oleh pemirsa sebagai presenter program ekonomi bertajuk Kabar Pasar yang mengulas berbagai isu finansial dan bisnis tanah air.
Pada bulan Juni 2012, Grace mengambil keputusan besar untuk meninggalkan dunia penyiaran dan beralih profesi menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting, sebuah lembaga riset politik terkemuka.
Langkah peralihan dari media ke dunia riset politik tersebut menjadi fondasi awal bagi kiprahnya di kemudian hari dalam percaturan politik nasional.
Sejak tahun 2014, Grace mulai aktif berkecimpung di dunia politik dengan menjadi salah satu inisiator berdirinya Partai Solidaritas Indonesia yang mengusung semangat kepemudaan dan antikorupsi.
Ia kemudian dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum PSI untuk periode 2014 hingga 2021, sebuah posisi strategis yang ia emban dengan penuh tanggung jawab.
Di bawah kepemimpinannya, PSI berhasil meraih jutaan suara dalam Pemilihan Umum 2019 secara nasional, sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi partai baru.
Setelah tidak lagi menjabat sebagai ketua umum, Grace tetap aktif di lingkungan partai dengan posisi sebagai Wakil Dewan Pembina PSI hingga saat ini.
Dalam hal pendidikan formal, Grace menempuh studi akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Indonesia yang berlokasi di Jakarta pusat.
Ia juga merupakan lulusan dari SMAK 3 BPK Penabur sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi yang lebih tinggi.
Selain kesibukannya di partai, Grace sempat dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menduduki posisi sebagai Staf Khusus Presiden di bidang komunikasi politik.
Grace Natalie Louisa diketahui memeluk agama Kristen dan berasal dari keluarga yang cukup dikenal di lingkungan sekitarnya.
Ayahnya bernama Brata Ngadiman sementara ibunya adalah Anna Clementine, dan ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dalam keluarganya.
Grace menikah dengan seorang pria bernama Kevin Osmond pada tahun 2011 dan hingga kini telah dikaruniai dua orang anak.
Kasus terbaru yang kini menyeret namanya berkaitan erat dengan video potongan ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang viral di media sosial.
Ia dilaporkan oleh sejumlah pihak ke kepolisian karena diduga ikut serta menyebarkan potongan video ceramah tersebut melalui akun media sosial pribadinya.
Para pelapor menilai bahwa unggahan yang dilakukan oleh Grace berpotensi besar memelintir konteks utuh dari ceramah JK sehingga dapat memicu keresahan publik.
Menanggapi hal ini, pihak Partai Solidaritas Indonesia dengan cepat mengeluarkan pernyataan bahwa tindakan Grace bersifat pribadi dan tidak mencerminkan sikap resmi partai.
Pernyataan klarifikasi tersebut dikeluarkan partai untuk menjaga jarak dari kontroversi hukum yang dihadapi oleh salah satu pendirinya itu.
Meskipun kini tengah diterpa badai kontroversi hukum, nama Grace Natalie Louisa tetap menjadi salah satu figur penting dalam dinamika politik Indonesia yang terus berkembang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok