Repelita Jakarta - Geisz Chalifah menilai situasi pemerintahan yang berjalan saat ini sejak awal sudah bermasalah sehingga menghasilkan kondisi yang kurang baik.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Geisz Chalifah dalam video berjudul DIAM-DIAM ANIES DILOBI GANTIKAN GIBRAN?! NGERI-NGERI SEDAP BOCORAN INFO A1! RH VS GEISZ CHALIFAH!! di kanal YouTube REFLY HARUN PODCAST pada 1 November 2026.
ADVERTISEMENT
Menurut Geisz Chalifah, proses politik yang buruk akan terus menghasilkan dampak yang busuk sehingga tidak perlu masuk ke dalam situasi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Refly Harun membahas isu terkait tawaran posisi menteri kepada Anies Baswedan dalam kabinet pemerintahan.
Refly Harun mengungkapkan bahwa informasi tersebut bersumber dari lingkaran istana yang membocorkan tawaran posisi strategis seperti jabatan Menteri Dalam Negeri.
Menanggapi hal tersebut, Geisz Chalifah menegaskan bahwa dirinya secara tegas menolak segala bentuk tawaran jabatan selama kepemimpinan Prabowo dan Gibran berkuasa.
Geisz Chalifah menambahkan bahwa republik ini tetap membutuhkan sosok penyeimbang di luar lingkaran kekuasaan agar sistem demokrasi berjalan sehat.
Diskusi tersebut juga menyoroti hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan yang mengalami penurunan signifikan dari angka awal.
Refly Harun menyebutkan data lembaga survei SMRC yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto turun menjadi 45 persen.
Meskipun demikian, Geisz Chalifah menilai kondisi ekonomi riil di tengah masyarakat saat ini memang berat dan dirasakan langsung oleh semua kalangan.
Sebagai catatan penutup perbincangan, Geisz Chalifah menyampaikan sebuah kutipan puisi dari Nizar Kabbani tentang nama-nama yang sudah tidak lagi mendatangkan senyuman. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok